Ajaran Sejati Tentang Rapture

Pengangkatan adalah peristiwa dimana orang-orang percaya yang telah meninggal oleh aniaya Antikris ataupun mereka yang masih hidup dan bertahan melewati masa kesukaran, diangkat naik ke awan-awan seperti waktu Tuhan Yesus naik ke Surga.

Rapture adalah kata dalam bahasa Inggris yang berasal dari kata bahasa Latin “rapio”, yang artinya dilarikan ke atas atau dibawa terbang. Inilah yang dimaksud 1 Tesalonika 4:16-17:

“… yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;

sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.”

Jadi setelah 3½ tahun masa Antikris, dan sebelum Murka Allah dicurahkan, akan ada peristiwa pengangkatan ini. Orang banyak akan melihat Tuhan Yesus turun, tapi pada tahap ini hanya sampai di awan-awan. Lalu orang percaya yang mati karena penganiayaan Antichrist dan  mereka yang masih hidup dan tetap setia akan diubahkan, mengenakan tubuh baru, dan diangkat bersama-sama menyongsong Tuhan di angkasa.

Mengenai perubahan ke tubuh baru ini kita dapat mengerti dari kitab Injil, yaitu seperti tubuh Tuhan Yesus setelah peristiwa kebangkitan. Jadi bukan hanya roh, tetapi tubuh yang bisa dirasa dan dilihat. Tuhan Yesus mengenakan tubuh kemuliaan ini ketika Thomas mencolokkan jarinya ke lubang bekas paku salib. 

Tubuh baru ini adalah tubuh yang tidak dapat binasa, Paulus menyebut tubuh ini tubuh sorgawi. Perhatikan penjelasannya dalam 1 Korintus 15:49-52:

“Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi.

Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.

Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,

dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.”

Jadi konsep pengangkatan bukan teori yang tidak memiliki dasar Firman Tuhan. Walaupun banyak yang sengaja memperdebatkan tentang Rapture ini, itu semua semata-mata karena peristiwa ini dinilai terlalu tidak masuk akal. Itu dapat dimengerti dari apa yang Tuhan Yesus katakan tentang kedatangan-Nya kedua kali dalam Lukas 18:18: “Akankah Ia mendapati iman di bumi ini?” Krisis iman memang telah melanda seluruh bumi.

Tuhan Yesus sendiri menggambarkan peristiwa pengangkatan ini di Matius 24:29-31, yaitu diterbangkan atau diangkat ke atas. Hal ini melibatkan banyak malaikat-malaikat Tuhan keluar ke seluruh penjuru bumi.

“Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. (29)

Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. (30)

Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain. (30)”  

Disini begitu jelas digambarkan dua hal yang selama ini menjadi pertanyaan bahkan perdebatan yang sengit:

Pertama, pengangkatan orang-orang pilihan(ayat 30) akan terjadi sesudah masa siksaan (Tribulation – KJV ayat 29). Jadi paham yang mengajarkan pengangkatan terjadi sebelum masa Tribulasi /masa Antikris atau biasa disebut paham Pre-Trib adalah tidak sesuai dengan apa yang diajarkan Alkitab.

Kedua, peristiwa ini akan disaksikan semua bangsa di bumi. Jadi pengangkatan kita bukan ‘secret rapture’, atau pengangkatan diam-diam, tetapi terbuka secara publik. Bangsa-bangsa akan melihat kemuliaan dan kekuasaan Anak Manusia datang di atas awan-awan di langit. Praise the Lord!

Dalam kitab Wahyu peristiwa pengangkatan ini  juga digambarkan terjadi setelah meterai ke-6 dibuka yaitu di pasal 6:12-13. Sementara itu peristiwa penganiayaan/tribulasi  terjadi di meterai ke-5 Wah 6:9-11.

Di pasal 7 yang merupakan detail peristiwa pengangkatan, digambarkan, ada 144,000 orang yang diangkat dari antara suku-suku Israel dan banyak tak terhitung jumlahnya dari bangsa-bangsa lain. Dalam kitab Wahyu peristiwa pengangkatan ini disebut dengan istilah dimeteraikan.

“katanya: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!” (3)

“Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.” (4)

“Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa…” (9a)

Jadi kita tahu sekarang dan tidak ragu bahwa kita sedang menantikan peristiwa pengangkatan yang mulia ini. Tetapi kita harus setia dan tetap teguh, karena kita akan lebih dahulu menghadapi masa penyesatan Antikris.

Jangan takut dan jangan lekas bingung oleh ajaran-ajaran lain. Kalau Tuhan ijinkan kita mengalami krisis di akhir zaman, pastilah tidak akan melewati kekuatan kita. Yang penting disini adalah ketekunan orang-orang kudus, turutilah perintah Allah dan percayalah kepada Yesus: Jangan menyembah binatang itu dan patungnya. Jangan menerima tanda namanya. (Wah 14:11-12)

Haleluyah! Datanglah Tuhan Yesus, datanglah!

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

13 Responses to “Ajaran Sejati Tentang Rapture”

  1. Mclaughlin says:

    eventhough I commit the majority of my working day on the net playing video games like zynga poker or farmville, I still like to take some free time to look at a a small number of sites on occasion and I’m comfortable to report this latest piece of writing is genuinely kinda good and very much superior than 1 / 2 the other articles I read today

  2. Khairul says:

    Kalau menurut pendapat saya pengangkatan di awal 7 tahun masa sengsara, orang percaya/pengikut Yesus Kristus tidak akan mengalami penganiaan. pls double check and adv

  3. herry says:

    @Khairul: Ketika Anda “menyongsong” kedatangan teman Anda, apakah Anda lantas pergi ke rumah teman Anda, atau Anda mengajak teman Anda masuk ke dalam rumah Anda?

    Tidak ada pengangkatan sebelum masa aniaya, yang ada adalah “menyongsong” kedatangan Tuhan setelah masa aniaya, menyongsong kedatangan Tuhan untuk memerintah dalam Kerajaan Allah di Bumi Baru dan Yerusalem Baru.

  4. Abram Thio says:

    Bro @Khairul & Bro @Herry…

    Pengangkatan terjadi setelah 3 1/2 th masa aniaya atau great tribulation…
    Baca Mat 24:29-31

    Tetapi setelah pengangkatan masih akan terjadi dulu Murka Allah
    yang akan dicurahkan ke atas orang2 yang tidak mau mengenal
    Tuhan Yesus yang datang ke bumi…

    “dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.” (1Tes 1:10)

    Seperti disebutkan (artikel) di atas Wahyu 7 menyebutkan malaikat2 Tuhan
    “memeteraikan” hamba2 Allah sebelum bumi dan laut DIRUSAKKAN…
    orang2 kudus diangkat(1Tes 4:17) lalu Murka Allah dicurahkan (Wah 16)

    Jadi tidak langsung pemerintahan Tuhan datang setelah masa aniaya,
    orang2 kudus diangkat untuk menghindari 7 bencana Murka yang akan
    terjadi di 3 1/2 tahun kedua, yaitu sampai Tuhan turun kembali bersama
    orang2 kudus yang diangkat (Wah 19:14)

    Perhatikan:
    Great Tribulation atau masa aniaya berbeda dengan masa Murka Allah….
    Great Tribulation kesusahan yg disebabkan oleh antikristus & iblis
    Murka Allah (Wrath of God) disebabkan oleh pembalasan Allah…

    (6)Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas kamu
    (7)dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala,
    (8)dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.”
    (2Tes 1:6-8)

    Semoga jadi jelas…

  5. @Admin: Menurut saya tafsiran Anda kurang tepat. Coba download file pdf di link ini: http://dl.box.net/dl/365456344/622e4b064f026c5b9ec9dbafd73b2058?a=fb315df05b5e44578b783040562ae2e3&m=168566327,11211&x=1&c=523a3a610e494177dba98f57628300e4 mungkin kita berubah 180 derajat. Sebab dahulu demikianlah saya, tetapi setelah mempelajari dengan seksama penjelasan mendetail Ellis Scolfield dalam buku ini saya melihat ada tafsiran yang lebih kuat dasar Alkitabiahnya serta lebih dapat dipertanggungjawabkan. Untuk rekan seiman yang lain, download dulu, baca dan pelajari baik-baik, setelah itu baru berkomentar. Shalom, Tuhan berkati…

    • Abram Thio says:

      @hengky tafsiran yang mana yang kurang tepat? 🙂

      Pengajaran Ellis Skolfield sama dengan pengajaran2
      lainnya, tidak ada yang spesial, banyak yang
      menuduh Islam adalah antikristus… saya tegaskan
      pendapat itu sangat keliru karena tidak sesuai dengan
      Alkitab Firman Allah dan pengajaran ini sangat
      berbahaya bagi jemaat…

      Mengapa berbahaya? Bukan karena takut
      menyinggung umat Islam dan takut dianiaya…
      Tetapi jemaat akan lengah justru pada antikristus
      yang sesungguhnya….

      Perhatikan sedikit saja yang fundamental dari
      kesalahan penafsiran Ellis Skolfield tentang
      antikristus :

      1. Yang pertama, Alkitab menyatakan harus waspada
      justru terhadap nabi2 palsu yang menyamar sebagai
      domba. (baca Mat 7:15)

      Ini artinya justru kita harus waspada kepada mereka
      yang malah ada di kalangan kita sendiri.

      Orang yang jelas-jelas menentang dan menganiaya
      tidak akan membuat jemaat mengikuti mereka,
      tetapi guru2 palsu di tengah umat Tuhan yang akan
      menjerumuskan jemaat Tuhan kepada kebinasaan.

      Itu yang Alkitab coba peringatkan, jadi waspadalah!

      2. Yang kedua, Antikristus berasal dari antara kita
      (gereja sendiri), walaupun mereka tidak pernah
      sungguh-sungguh termasuk pada kita tetapi mereka
      berasal dari kalangan kita.

      “Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir,
      dan seperti yang telah kamu dengar, seorang
      antikristus akan datang, sekarang telah bangkit
      banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini
      benar-benar adalah waktu yang terakhir.
      Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka
      tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita ….”
      (1Yoh 2:18-19a)

      Jadi buka mata dan telinga lebar2 terhadap apa yang
      Alkitab ajarkan, bukan apa yang asal masuk logika…

      Sangat berbahaya mempercayai Islam adalah
      antikristus, sebab jemaat akan tidak waspada pada
      senjata antikristus yang paling berbahaya…
      yaitu penyesatannya.

      Kitab Wahyu juga menyatakan bahwa “binatang” itu
      akan muncul seperti “anak domba” dan berbicara
      seperti seekor naga. (baca Wah 13:11) Seperti
      “anak domba” artinya menampilkan profil kristen sendiri,
      dan “berbicara seperti seekor naga” maksudnya
      mengingatkan kita pada “ular tua” di taman eden
      yang sangat licik dan pandai memutar Firman Tuhan.

      Jadi bagaimana peran Islam di akhir zaman?…
      Kalau mau tahu, coba pelajari peran Asyur dan
      bangsa-bangsa Efrat… anda akan mengerti.

      🙂 Bless u all !

  6. Daniel W says:

    Syalloom…

    Benar apa yg Pa Abram paparkan, memang sebaiknya, segala pengajaran apapun yg kita terima, baiklah kita selalu mengujinya dgn Firman Tuhan / Alkitab, krn tanpa kembali kpd Firman Tuhan kita akan semakin bingung dgn pengajaran, filsafat, dll didlm kekristenan itu sendiri yg saat ini begitu berkembang dgn luar biasa….Thks buat “house of revelation” ini, yg telat menjadi berkat buat kami yg telah mendengarkannya.., dan kami terus menunggu update2 terbaru dari Pa Abram & team.

    Gbu All..

  7. san says:

    Sebenarnya secara tidak sadar kita sdg berada didalam sistem antichrist

    Why 13:1 “Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; (Roma) di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.

    (Agama Babel) yang diadopsi oleh kaisar Roma menggabungkan kekristenan dengan Agama babel penyembah matahari (sun-day) merubah ibadah sabat jd hari minggu, mengganti patung2 dewa2nya dengan patung2 maria, petrus, Yesus untuk memperdaya org2 kristen (sumber buku-buku Alberto Rivera mantan Jesuit yg bertobat)

    kemudian why 13:11 “Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.spt anak domba? spt Yesus tapi bicaranya spt setan mematikan tdk Alkitabiah membawa org2 kpd maut.perhatikan ini.”

    Why 13:12 “Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.”

    Agama itu dijalankan oleh para Paus. Pada masa kepausan sdg didirikan lebih dari 50 juta org org kristen yg dibantai, disiksa, dipenggal kepalanya karena menolak bergabung dg sistemnya yg menurut mereka adalah sistem antikrist. jadi kepada para KRISTEN yang masih mengadopsi cara2 ibadah katolik..ada salib didepan, merayakan natal, tidak pernah mengkuduskan sabat (mengganti jd hari minggu) melanggar hukum Tuhan, anda sdg berada didalam sistem antikrist

    Why17:5 “Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: “Babel besar, IBU dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.” Ketika perempuan hawa menerima tawaran binatang iblis, dia jadi pelacur, dan saat ini perempuan itu duduk diatas binatang. menjadi pelacur besar. Denominasi banyak yang mengadopsi cara ibadah2 katolik..

    Roma 6:16 Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?

    Mat 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”
    Knpa tdk dikenal? karena secara sengaja atau tidak sengaja kamu bukan beribadah kepada TUHAN.

    Tetapi umat Allah selalu ada di setiap zaman ..

    Why 18:4 Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya sebab dosa dosanya sdh menumpuk sampai selangit..dosa yang menumpuk yang terus turun temurun dipengaruhi oleh binatang ular dan tidak jauh2 dari umat Allah sejak dari zaman adam. Israel dan kekristenan

    Yoh. 8:44 “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam KEBENARAN, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.”

    • sy baca comen sdr san tentang antikris…disana disebutkan semua kristen yg mengganti sabat jd hari minggu, yg merayakan NATAL, yg mengadopsi ajaran katolik itu sedang dalam situasi antikris.. pertanyaan saya ajaran kristen mana donk yg tdk termasuk antikris..??? sebab setau sy hampir semua kristen ibadah hari minggu dan merayakan NATAL kecuali ADVENT yg ibadah hari sabtu..bisa bantu jelasin??.

      • Abram Thio says:

        Memang rekan2 dari kalangan Advent sangat gundah dan khawatir terhadap pengaruh tradisi duniawi yang masuk dan mempengaruhi gereja Tuhan. Saya tidak ingin mencela sikap murni itu, sebab memang kita patut waspada, dan setuju dalam beberapa hal seperti: kita tidak boleh memelihara patung-patung, dengan cara sedemikian rupa, apalagi untuk tujuan menghormati personel yang digambarkannya. (Karena setiap bentuk pemujaan kepada berhala, juga bermaksud kepada pribadi yang digambarkannya, dalam arca atau patung atau lukisan yang disembahnya, bukan batunya atau kayunya atau bahan lukisannya). Jadi jauhkan diri kita dari patung-patung dan gambar-gambar yang dihormati sedemikian rupa.

        Namun mengenai hari Sabath, setelah saya pelajari lama, saya menemukan bahwa bukan aturan mengenai harinya yang perlu menyusahkan kita, tetapi kandungan nubuatnya yang terutama harus sampai kepada generasi ke generasi. Rasul Paulus kepada jemaat di Kolose menyingkapkan hal ini.

        “Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.” (Kolose 2:16-17)

        Rasul Paulus mengajarkan kepada kita agar tidak mempersoalkan mengenai hari-harinya, termasuk hari Sabath. Namun mengangkat suatu yang lebih penting dari semua aturan itu, yaitu pesan yang terkandung dalam Sabath itu sendiri, yaitu penggenapan dari Sabath yang wujudnya dalam Kristus, yaitu janji Hari Perhentian pada saat Kristus kelak memerintah pada Milenium Ketujuh, jangan sampai dilupakan.

        Hal ini juga merupakan salah satu misteri Agenda Tuhan di kitab Imamat, yang saya kupas dalam Buku1 “SECRET REVELATION”. Kiranya penjelasan ini bisa menjernihkan hati, Tuhan memberkati Anda semua!

  8. Daniel W says:

    Shallom Pa Abram,
    Pujituhan buat buku-1 nya, ulasan yg sangat enak untuk dimengerti, baik dalam kalimat per kalimat, maupun ayat2 yg terkait didlm penjabaran di buku-1 Bpk (walau sy baru membaca s/d pembahasan hari2 raya Tuhan), kiranya ini bisa benar2 menjadikan kehausan kita bersama untuk terus menggali Firman Nya terutama dlm sikap kita sbg anak2 Tuhan untuk menghadapi masa2 sukar kedepan ini sblm Tuhan Yesus datang kali yg kedua.
    Sedikit menanggapi ttg hari Sabat diatas, kalo saya boleh memberikan sedikit masukan, janganlah kita “terjebak” dgn soal2 seperti ini lagi, sayang kalo hari2 kedepan kita masih “membahas” soal2 seperti : hari minggu ibadah tdk sesuai dgn maksud Tuhan dlm hal “menguduskan” hari Sabat, atau membahas soal2 lainnya seperti baptisan itu harus diselam,kalau dipercik itu “tdk sah” dimata Tuhan, atau banyak hal2 lainnya yg masing2 denominasi memiliki “pemahaman/konsep” yg berbeda, sbb menurut saya, ada hal2 yg JAUH lebih Penting buat kita perbaiki menjelang hari2 kita kedepan ini, yaitu : Bisakah kita benar2 membenahi Waktu Khusus kita untuk dpt bersekutu dgnNya setiap hari (melalui pembacaan Firman secara pribadi dan berdoa didlm waktu khusus/jam-jam pribadi kita dgn Tuhan) shgga “pribadi” kita dapat di ubah sesuai dgn “pribadi” yg memang Tuhan Mau?, sbb kalau saya lihat (salah satu contoh saja, tapi bukan maksud untuk menghakimi) banyak org yg sibuk dgn pelayanan di gereja, kuat dgn prinsip2 tata ibadah gereja, namun “Karakter” nya tidak berubah sama sekali, malah tdk ada bedanya dgn org2 diluar Kristus, ketika saya iseng bertanya : adakah waktu khusus anda dgn Tuhan setiap hari? org itu begitu gampang menjawab : “Hmm…kadang2…”,
    Jadi, sekali lagi bukan bermaksud untuk menghakimi, ataupun menyalahi, tidak ada salahnya kita mengetahui Hal2/Aturan2 yg memang ada tertulis didlm alkitab (seperti Hari Sabat), namun jangan sampai kita sendiri akhirnya terjebak didlm Fanatik Semu, sbb bukan seberapa jauh kita dapat MENGERTI akan Tuhan, melainkan seberapa dalam kita MENGENAL hati Tuhan, tentu dgn tuntunan RohKudus yg Tuhan sdh berikan bagi kita anak2Nya, dimana Rohkudus yg tiap hari Membersihkan…Mengikis…Memotong satu persatu kedagingan kita yg jahat ini…..

    Tuhan Yesus Memberkati kita semua

    (Juga Buat Pa Abram & team.., Gbu!)

  9. hendra says:

    Salam Kasih dlm Tuhan Yesus,

    Pak Abram, saya mau tanya nih.
    mengenai masalah rapture, kan pada masa 3,5 tahun pertama sesudah 2 saksi Tuhan mati kemudian terjadi rapture & org2 pilihan Tuhan Yesus diangkat ke awan2.
    setelah masa itu apakah org2 yg tertinggal (kristen) masih mengalami kematian juga? lalu kapan mereka bisa bangkit??? apakah setelah tejadi Perang Armagedon?

    segitu aja dulu pertanyaan saya, Pak Abram. Terima kasih sblmnya.

    Tuhan Yesus memberkati.

  10. Abram Thio says:

    @hendra… dalam pemandangan Tuhan, pada akhir zaman cuma akan ada dua macam golongan manusia: gandum atau ilalang. Dalam bagian lain juga hanya dibedakan sebagai: domba atau kambing. Jadi perlu dimengerti tidak ada setengah gandum atau yang disebut setengah domba.

    Artinya, hanya akan dipandang dua golongan manusia: berkenan atau tidak, yang berkenan kepada-Nya akan diangkat yang tidak akan ditinggal. Tidak ada yang akan membingungkan Tuhan, sehingga sampai Hari Tuhan yang Maha Dahsyat itu, masih ada yang akan diberi kesempatan lagi berpikir-pikir untuk kesempatan lain.

    Jangan bingung dengan pengajaran mengenai Kristen sungguh-sungguh akan diangkat, Kristen yang setengah-setengah akan ditinggal…. (lalu dikatakan masih diberi kesempatan lagi… dll.) Tidak ada hal seperti itu, semua akan terpisah begitu jelas, mana domba mana kambing, mana gandum mana ilalang.

    Mengapa bisa begitu jelas antara: domba atau kambing? gandum atau ilalang?
    Jawabannya ada di Wahyu 22:11, orang yang cemar akan semakin cemar, dan orang yang kudus akan semakin kudus, semua orang akan menjadi jelas dan menunjukkan siapa diri mereka: domba atau kambing, gandum atau ilalang…

    “Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat;
    barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa
    yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa
    yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!” (Wah. 22:11)

    Jadi bila anda bertanya bagaimana dengan mereka yang tidak diangkat? Jawabannya mereka telah dipandang sebagai orang yang tidak percaya. Dan nasib orang yang tidak percaya masih akan hidup dan mati seperti biasa, bagi mereka hanya ada satu kali lagi kebangkitan, yaitu pada hari penghakiman, di ujung Kerajaan Milenium, pada waktu itulah nasib mereka ditentukan.

    Sebab itu kuduskanlah hidup kita supaya kita kelak layak berdiri dihadapan Anak Domba Allah dan berbahagia karena terhisab dalam Kebangkitan Yang Pertama, Seperti ada dikatakan “Berbahagia dan KUDUSLAH ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu…” (Wah 20:6a)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.