Kapan Seharusnya Paskah 2016?

Passover of Christ

Passover of Christ

Tahun 2016, merupakan tahun yang unik karena tahun ini kita umat Kristen merayakan Paskah di bulan Maret, sedangkan orang Yahudi merayakan Pesach (Paskah Yahudi) di bulan April. Sebulan bedanya mengapa begitu jauh?

Sebagai seorang Kristen yang ingin menjalani hidup kerohanian seturut tuntunan Alkitab, kita tentu ingin tahu mengapa begitu jauh bedanya. Biasanya orang akan cenderung berpikir sederhana: kita pasti keliru, dan orang2 Yahudi pasti benar. Tetapi jangan terburu menilai, mari kita periksa baik-baik.

Di akhir zaman ini banyak orang Kristen sadar, bahwa kita harus kembali ke akar iman Ibrani. Benar sekali kita harus kembali ke akar iman Ibrani, tetapi yang dimaksud iman Ibrani adalah iman Abraham. Dan tidak semua ajaran Yahudi dan patokan agama Yudaisme itu sejalan dengan apa yang diimani dan dihidupi oleh Abraham. Itu sebabnya Tuhan Yesus pernah mengecam orang-orang Yahudi :

” Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu… Jikalau sekiranya kamu anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham. ” – Yoh 8:37-39

Semua kita tahu bahwa ajaran Yahudi (Yudaisme) tidak sama dengan ajaran Yesus Kristus, tetapi belakangan banyak orang yang ceroboh mencampur-adukannya. Oleh sebab itu kita diingatkan kembali agar tidak gegabah dan asal mengikuti segala sesuatu yang berlabel Yahudi. Kita harus tetap memeriksa segala sesuatu berdasarkan prinsip-prinsip Alkitab dengan pertolongan Roh Kudus-Nya yaitu melalui hikmat yang dikaruniakan Tuhan.

Begitu juga dengan perbedaan penetapan Paskah yang terjadi tahun ini. Penghitungan tahun Yahudi, karena berdasar pada dalili-dalil lama dan hitungan matematis yang terbatas dari para rabbi abad pertengahan (bukan hasil pengamatan/Observasi yang uptodate), maka mereka sesuai tradisi menambah bulan ke-13 pada tahun yang baru lalu (jadi ada dua bulan Adar di tahun Yahudi 5776). Sehingga 1 Nissan Tahun 2016 menurut mereka datangnya pada bulan April 2016.

Sementara dari sumber lain, yaitu TorahCalendar.com – berbeda pendapat. Walaupun juga dari hasil perhitungan tetapi mereka menggunakan perhitungan fisika kompleks yang lebih update dan disertai pengetahuan astronomi yang lebih akurat serta dikonfirmasi melalui Observasi datangnya Equinox Musim Semi (Spring Equinox) dimana hal ini merupakan konfirmasi yang lebih tepat, sehingga lebih sesuai untuk diikuti. Torah Calendar menyatakan 1 Nissan jatuh di bulan Maret (tidak perlu menambah bulan ke-13 untuk tahun Yahudi 5776).

Perlu diketahui Spring Equinox 2016 di Yerusalem jatuh pada Minggu 20 Maret 2016 pkl. 06:30 waktu Yerusalem (GMT+2). Dalam penanggalan Ibrani masih di hari ke-10 di bulan baru. karena Musim Semi tiba dibawah hari ke15 berarti Tahun baru telah tiba di Maret dan bulan ini sudah bulan Nissan tidak perlu dimunculkan bulan ke-13 (Adar II).

Saya berpendapat Torah Calendar lebih tepat diikuti. Dibuktikan dengan Gerhana Matahari Total terjadi di 9 Maret 2016, secara jarum jam Tuhan, menunjukkan satu putaran Tahun telah lewat dari. Yaitu dari 1 Nissan tahun lalu dimana juga terjadi Gerhana Matahari Total pada 20 Maret 2015, sampai 9 Maret 2016 terjadi lagi Gerhana Matahari Total yang lain.

Tetapi benar, sistem kalender Masehi pun tidak pernah tepat dalam memperingati Kematian Tuhan (Paskah/Passover). Karena :
– Pertama, istilah Paskah selama ini digunakan untuk menunjuk Hari Kebangkitan, padahal Paskah adalah Pesach yang adalah menunjuk Korban Paskah Anak Domba Elohim, yang artinya hari Kematian Tuhan (bukan Kebangkitan-Nya).
– Kedua, Jumat Agung juga tidak tepat untuk memperingati Hari Kematian Tuhan Yesus, karena Tuhan bukan wafat di hari Jumat, tetapi di hari Rabu sore 14 Nissan tepat saat umat Yahudi menyembelih/mempersiapkan domba Paskah, seperti ada tertulis:

” Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: “Inilah rajamu!” ” (Yoh 19:14).

Disini Torah Calendar sekali lagi menunjukkan kebenarannya karena 14 Nissan menurut Torah Calendar akan jatuh pada hari Rabu 23 Maret 2016 yang akan datang.

Note: Tuhan wafat pada Rabu sore maka tepat seperti ada tertulis: “… sesudah tiga hari Ia akan bangkit.” (Mark 10:34). Sejak Rabu senja sampai Sabtu senja adalah tepat 3 hari 3 malam Kristus ada dalam kubur, dan IA bangkit setelah selesai Sabath Mingguan.

Adapun yang dimaksud Yesus dimakamkan sebelum Sabath (Mark 15:42) adalah Sabath Besar dari Hari Raya Pesach (ingat Hari Raya juga Sabath, Sabath bukan hanya Sabtu, jadi hari itu bukan berarti Jumat).

Saya tidak tahu penetapan Paskah kalender Masehi tahun ini mengikuti hitungan mana, namun yang jelas Tahun ini kita merayakan Paskah di bulan Maret adalah lebih mendekati tepat (walaupun mungkin tidak sempurna) daripada merayakannya di bulan April seperti orang-orang Yahudi.

Jadi disini kita belajar lagi, bahwa kita harus hati-hati sebab tidak semua yang berlabel Yahudi itu selalu benar dan Alkitabiah. Sekarang banyak orang terlalu berkiblat ke Israel, tetapi kurang waspada pada ajaran Yudaisme yang jelas2 menolak Yesus sebagai Kristus. Banyak orang Kristen kurang bisa membedakan antara doktrin Yudaisme dan ajaran Messianic serta dasar iman Kristen sendiri.

Dalam kesempatan ini saya ingin mengingatkan, di Jakarta banyak orang aktif menyebar ajaran Yudaisme yang mengincar orang-orang Kristen yang bermaksud kembali ke akar Ibrani. Mereka yang terlalu terpesona dengan segala yang berbau Yahudi, perlu waspada. Sebab guru-guru palsu akan secara perlahan mendegradasi keyakinan kita kepada Yesus/Yeshua sebagai Mesias. Dengan berbagai cara, termasuk diantaranya menjebak orang Kristen yang tidak memahami Alkitab dengan mengutak-atik silsilah Yesus dll. Awas!

Lalu bagaimana soal memperingati hari raya, apakah kita perlu angkat persoalan ini agar bisa diubah tanggal-tanggalnya sesuai dengan tanggal aslinya ?

Kita harus melihatnya seperti nasihat Paulus, agar kita jangan disusahkan soal-soal perayaannya. Tidaklah perlu kita membuat persoalan baru, mengenai hari-hari raya ini. Hari raya tujuannya kita “observe” sebagai bayangan dari Kedatangan Kristus, itu yang penting. Hari Raya itu diperintahkan diperingati oleh generasi-generasi terdahulu tujuannya agar kita generasi yang di akhir zaman, memahami catatan ilahi tentang hari-hari penting perihal: KEDATANGAN KRISTUS.

” Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.” – Kolose 2:16-17

Jadi yang terpenting apakah kita sudah memahami Kapan Kedatangan Kristus melalui pesan propetik dari hari-hari raya Tuhan ? Itu yang perlu dipahami gereja-Nya.

Selamat Paskah Anak Domba Elohim!
Remember the Passover of our beloved Lord: Jesus Christ,
He sacrifice Himself to save our soul. Thank you Jesus…

MEMAHAMI MISTERI KERAJAAN ALLAH

Tulisan ini merupakan artikel pertama dari empat artikel spesial yang diterbitkan House of Revelation pada hari yang istimewa ini. Yaitu hari pertama dari Milenium Ketujuh yang ditandai dengan selesainya Gerhana Matahari Total Tanggal 20 Maret 2015. Perhatikan, empat artikel ini telah dipersiapkan untuk menyingkapkan Rahasia Hari Kedatangan Tuhan, kita tidak akan menyembunyikan lagi, karena waktunya sudah tiba untuk menyngkapkannya. Diharap semua rekan pembaca menyimak sampai selesai seluruh rangkaian artikel yang disampaikan, tanpa terburu-buru mencela atau menghakimi. Rangkaian artikel yang dimaksud adalah :

Berusahalah untuk memahami wahyu Tuhan Yesus yang telah termeterai berabad-abad, dan yang kini meterainya telah dibuka oleh Tuhan kita (Wah 6). Tujuan tulisan ini adalah menyingkapkan Firman Tuhan bagi mereka yang dituju oleh Kasih Karunia Kristus. Tidak ditujukan kepada mereka yang menolak kasih karunia-Nya, silahkan lanjutkan membaca atau berhenti disini.

 

 
Misteri Waktu Tuhan disingkapkan bagi Gereja-Nya di akhir zaman.

 

“Tetapi ia menjawab: “Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman.” Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.” (Daniel 12:9-10)

Bila diperhatikan secara menyeluruh, Alkitab sebenarnya mengangkat suatu topik utama yaitu Kerajaan Allah di bumi. Adalah suatu kenyataan bahwa hal ini merupakan topik utama dari ajaran yang coba diungkapkan oleh Yesus pada kedatangan yang pertama. Dari keempat Injil dapat dilihat, betapa topik Kerajaan Allah merupakan fokus terpenting dari ajaran Yesus Kristus.

Read More…

Tulisan ini merupakan artikel kedua dari empat artikel spesial yang diterbitkan House of Revelation pada hari yang istimewa ini. Yaitu hari pertama dari Milenium Ketujuh yang ditandai dengan selesainya Gerhana Matahari Total Tanggal 20 Maret 2015. Perhatikan, empat artikel ini telah dipersiapkan untuk menyingkapkan Rahasia Hari Kedatangan Tuhan, kita tidak akan menyembunyikan lagi, karena waktunya sudah tiba untuk menyngkapkannya. Diharap semua rekan pembaca menyimak sampai selesai seluruh rangkaian artikel yang disampaikan, tanpa terburu-buru mencela atau menghakimi. Rangkaian artikel yang dimaksud adalah :

MEMAHAMI MISTERI KERAJAAN ALLAH
GERHANA 20 MARET 2015 & KALENDER SANG PENCIPTA
AGENDA TUHAN DALAM KITAB IMAMAT
MEMAHAMI KAIROS (WAKTU TUHAN)

Berusahalah untuk memahami wahyu Tuhan Yesus yang telah termeterai berabad-abad, dan yang kini meterainya telah dibuka oleh Tuhan kita (Wah 6). Tujuan tulisan ini adalah menyingkapkan Firman Tuhan bagi mereka yang dituju oleh Kasih Karunia Kristus. Tidak ditujukan kepada mereka yang menolak kasih karunia-Nya, silahkan lanjutkan membaca atau berhenti disini.

 


Banyak orang percaya salah mengerti mengenai Waktu Tuhan atau “Kairos” sebagai sesuatu yang tabu untuk dipelajari. Orang-orang yang mempelajari Waktu Tuhan sering dianggap melakukan hal yang sia-sia bahkan dianggap bidat sesat. Anggapan “Waktu Tuhan adalah Rahasia Ilahi yang tidak mungkin dipahami manusia” menjadi semacam doktrin mematikan.

Ini salah satu keyakinan yang keliru yang menghalangi gereja-Nya memahami Agenda Tuhan yang sebenarnya telah diupayakan untuk disingkapkan di dalam Alkitab. Baca artikel “Memahami Misteri Kerajaan Allah” untuk mengetahui bahwa Tuhan sebenarnya ingin kita memahami rahasia-Nya, namun kita banyak yang salah mengerti.

Read More…

Tulisan ini merupakan artikel Ketiga dari empat artikel spesial yang diterbitkan House of Revelation pada hari yang istimewa, yaitu hari terakhir dari Milenium Keenam yang ditandai dengan Gerhana Matahari Total Tanggal 20 Maret 2015. Perhatikan, empat artikel ini telah dipersiapkan untuk menyingkapkan Rahasia Hari Kedatangan Tuhan, kita tidak akan menyembunyikan lagi, karena sudah tiba waktunya untuk menyngkapkannya. Diharap semua rekan pembaca menyimak sampai selesai seluruh rangkaian artikel yang disampaikan, tanpa terburu-buru mencela atau menghakimi. Rangkaian artikel yang dimaksud adalah :

MEMAHAMI MISTERI KERAJAAN ALLAH
GERHANA 20 MARET 2015 & KALENDER SANG PENCIPTA
AGENDA TUHAN DALAM KITAB IMAMAT
MEMAHAMI KAIROS (WAKTU TUHAN)

Berusahalah untuk memahami wahyu Tuhan Yesus yang telah termeterai berabad-abad, dan yang kini meterainya telah dibuka oleh Tuhan kita (Wah 6). Tujuan tulisan ini adalah menyingkapkan Firman Tuhan bagi mereka yang dituju oleh Kasih Karunia Kristus. Tidak ditujukan kepada mereka yang menolak kasih karunia-Nya, silahkan lanjutkan membaca atau berhenti disini.

 

 

Di kitab Imamat kita menemukan bahwa TUHAN menetapkan peristiwa-peristiwa mana yang harus selalu diingat oleh bangsa Israel turun-temurun, dan peristiwa-peristiwa itu wajib diperingati dalam mekanisme perayaan hari-hari raya tahunan yang waktunya tetap tidak boleh diubah-ubah sepanjang masa.

“Inilah hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN, hari-hari pertemuan kudus, yang harus kamu maklumkan masing-masing pada waktunya yang tetap.” (Imamat 23:4)

Bila kita memperhatikan perintah ini terlihat sesuatu yang tidak biasa. Kita mengenal TUHAN bukanlah ilah agamawi dan suka kita memelihara hari-hari tertentu, tetapi mengapa Ia memerintahkan kepada bangsa Israel untuk memperingati hari-hari yang tetap, mengapa tidak cukup mementingkan makna peringatannya saja? Tentu TUHAN punya suatu alasan yang penting dibanding sekedar mensakralkan suatu hari tertentu semata.

Read More…

Tulisan ini merupakan artikel terakhir dari empat artikel spesial yang diterbitkan House of Revelation pada hari yang istimewa ini. Yaitu pada hari pertama dari Milenium Ketujuh yang ditandai selesainya Gerhana Matahari Total Tanggal 20 Maret 2015. Perhatikan, empat artikel ini telah dipersiapkan untuk menyingkapkan Rahasia Hari Kedatangan Tuhan, kita tidak akan merahasiakannya lagi, karena kini waktunya sudah tiba untuk menyingkapkan. Diharap semua rekan pembaca menyimak dahulu artikel sebelumnya sampai selesai baru kemudian membaca artikel ini. Rangkaian artikel yang dimaksud adalah :

Berusahalah untuk memahami wahyu Tuhan Yesus yang telah termeterai berabad-abad, dan yang kini meterainya telah dibuka oleh Tuhan kita (Wahyu 6). Tujuan tulisan ini adalah menyingkapkan Firman Tuhan bagi mereka yang dituju oleh Kasih Karunia Kristus. Tidak ditujukan kepada mereka yang menolak kasih karunia-Nya, silahkan lanjutkan membaca atau berhenti disini.

 

 

Di bagian ini kita akan lebih mengerti bahwa TUHAN menghendaki kita umat-Nya memahami detail rencana-Nya termasuk waktu-waktu yang telah ditetapkan dalam Agenda Tuhan untuk segala sesuatu.

Ada tiga prinsip yang kita akan pahami setelah kita mempelajari rahasia waktu TUHAN dalam Alkitab lebih dalam. Pertama kita akan mengerti bahwa TUHAN bekerja dengan rencana-rencana yang cermat, tidak acak. TUHAN telah merencanakan segala sesuatu dengan agenda dan ketetapan waktu yang cermat. Pengkotbah mengatakan bahwa untuk segala sesuatu ada waktunya, artinya segala sesuatu telah direncanakan waktunya secara tepat.

“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.” (Pkh 3:1)

Read More…

BERJAGA-JAGA DALAM “TESHUVAH”

Teshuvah made ready for the Day of The Lord

Maksud dari berjaga-jaga adalah untuk Teshuvah (kembali kepada Tuhan) agar kita siap menghadapi Hari Tuhan yang segera datang.

Banyak orang Kristen dengan mudah berkata, kapanpun Tuhan Yesus datang saya siap. Puji Tuhan! Kiranya terjadi demikian kepada semua saudara. Namun apa yang TUHAN singkapkan baru-baru ini membuat saya melihat betapa suci dan kudusnya kita harus hidup di hadapan TUHAN. Menjelang Hari Kedatangan-Nya, Tuhan Yesus memanggil kita semua umat-Nya untuk “Teshuvah” atau “Berbalik” kepada-Nya.

Read More…

2013-THE-YEAR-OF-THE-THRESHING

“Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.” – Matius 3:12

 

Tahun 2013 kita akan memasuki Tahun Pengirikan (The Year of The Thresing). Tahun ini akan banyak datang penyesat-penyesat, tetapi juga berbagai ujian dan pencobaan untuk memurnikan umat kudus-Nya. Berlindunglah dengan bertekun merenungkan perkataan dan janji-janji Tuhan.

Read More…

GEGER KIAMAT 2012, MARAKNYA KEBENARAN SEMU

Isu Kiamat 2012

 

GEGER KIAMAT 2012

Besok tanggal 21 Desember 2012 ramai dibicarakan orang sebagai hari kiamat atau hari terobosan besar kehidupan spiritual umat manusia. Ramalan kiamat atau transisi spiritual pada 21 Desember 2012 sudah beredar sejak tahun 2009. Tanggal 21 Desember 2012 menjadi fenomenal karena ada kaum Mayanisme yaitu orang-orang yang menyebarkan berbagai keyakinan eskatologis dimana peristiwa bencana kiamat atau perubahan besar akan terjadi pada tanggal tersebut. Tanggal ini dianggap sebagai tanggal akhir dari siklus 5125-tahunan menurut kalender Long Count Mesoamerika atau yang sering disebut kalender Suku Maya Kuno. Konon dikatakan bahwa perhitungan astronomi dan berbagai rumus numerologi telah dipelajari berkaitan dengan tanggal ini. Namun ternyata tidak ada dari para cendekiawan terkemuka yang mendukung hal ini.

Read More…

Lentera Labu “Jack-O-Lanterns” Yang Merupakan Simbol Halloween

 

Sangat menyedihkan, Tahun ini semakin banyak mal-mal di Jakarta menyelenggarakan perayaan dan pesta Haloween. Para orang tua dengan bangga mengajak anak-anak mereka yang masih kecil-kecil, turut berpartisipasi merayakan Haloween, tanpa menyadari apa itu Haloween. Semoga tidak ada di antara Saudara yang melakukan hal itu kepada anak-anak kita sendiri. Kita, Orang Percaya wajib memperingatkan keluarga dan sanak family, untuk tidak turut mengambil bagian dalam adat dunia yang sesat dan tidak mengenal Firman Allah.

Menurut History.com, asal mula perayaan Halloween berakar pada perayaan Celtic kuno “Samhain” (diucapkan Sah-win). Bangsa Celtic, hidup ribuan tahun yang lalu di daerah yang sekarang Irlandia, Inggris dan Perancis utara. Mereka menganut kepercayaan Druids dan merayakan tahun baru mereka pada tanggal 1 November. Hari itu menandai akhir musim panas dan panen serta awal musim dingin dan gelap, yang sering dikaitkan dengan waktu-waktu kematian manusia setiap tahunnya.

Read More…

Protes Anti Chip Implan di AS

Protes Anti Chip Implan di AS

 

Banyak orang mencurigai chip RFID akan merupakan media yang digunakan oleh Antikristus, untuk memberi tanda kepada banyak orang seperti dinubuatkan di Wahyu 13:16.

“Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,” (Wah 13:16)

Read More…