Protes Anti Chip Implan di AS

Protes Anti Chip Implan di AS

 

Banyak orang mencurigai chip RFID akan merupakan media yang digunakan oleh Antikristus, untuk memberi tanda kepada banyak orang seperti dinubuatkan di Wahyu 13:16.

“Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,” (Wah 13:16)

Chip RFID yang ditanam di lengan manusia, memang telah lama digunakan untuk tujuan medis dan telah digunakan pada para pasien penderita diabetes di Amerika Serikat. Belakangan juga diterapkan untuk tujuan keamanan di sejumlah negara maju. Namun walaupun penggunaan chip ini makin banyak di seluruh dunia, banyak kalangan menentang pemakaian chip ini karena alasan kesehatan, privasi dan yang terutama karena alasan eskatologi (menyangkut nubuat antikristus).

Untuk alasan kesehatan pihak departemen Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (USFDA) telah mengeluarkan ijin pemakaian chip RFID sejak 2004. Namun kalangan Kristen yang jeli terus berkampanye untuk menentang pemakaian chip yang dicurigai akan menjadi bencana bagi umat manusia di masa depan, karena mengandung kutuk Firman Tuhan. Orang percaya diajarkan untuk menolak tanda dari penguasa yang akan membawa murka Allah di akhir zaman. Kitab Wahyu menyatakan setiap mereka yang menerima “tanda dari binatang itu”, baik di tangan mereka atau di dahi mereka, akan terkena murka Allah.

“… Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba. Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya” (Wah 14:9-11)

RFID CHIP untuk APLIKASI KEAMANAN NASIONAL

Sementara itu dalam kondisi ekonomi dan politik global yang terus bergejolak, isu keamanan menjadi topik yang krusial, apalagi dengan maraknya tindak terorisme dimana-mana. Pemerintah negara-negara maju melihat peluang penggunaan RFID chip sebagai alat identifikasi yang canggih dan dapat menyediakan solusi untuk melawan gerakan terorisme. Cepat atau lambat negara-negara maju akan berusaha menerapkan sistem identifikasi warganya, menggunakan teknologi microchip implan (chip yang ditanam pada tubuh manusia) itu.

Chip RFID yang menggunakan teknologi gelombang radio itu memang canggih. Berbeda dengan sistem barcode yang menggunakan laser yang harus diarahkan ke kode bar, sistem RFID ini jauh lebih praktis dan lebih cepat dalam memberikan data untuk sejumlah besar obyek di sekitar alat pemindai (scanner).

Implant Chip Seukuran Butir Beras buatan Verichip

Implant Chip buatan Verichip – yang mempunyai ukuran sebesar butir beras – sangat menjanjikan untuk aplikasi kependudukan dan keamanan. Sebagai contoh, bila beribu-ribu orang berada di sebuah stadion atau alun-alun tengah berdemo, dan sebelumnya setiap orang telah didata dan mengenakan RFID chip pada tubuh mereka, maka alat pemindai dari pemerintah yang ada di sekitar tempat itu akan dapat mendeteksi siapa saja mereka yang terlibat dalam demo itu, dan berapa orang yang ada disana pada saat itu. Siapa saja yang keluar dari lapangan itu dan siapa yang bertindak anarkis disana. Topeng atau masker tidak akan menghalangi alat pemindai mengenali identitas mereka.

Sebagian masyarakat barat yang sadar privasi mereka terancam menolak penggunaan chip ini pada tubuh mereka. Sebagian lain yang menolak pemakaian chip ini adalah orang-orang Kristen yang mengerti pesan kitab Wahyu yang menubuatkan tentang “Mark of the Beast” (Tanda dari “Si binatang”) yang tidak lain adalah Antikristus penguasa akhir zaman yang akan memberi tanda pada tangan dan dahi banyak orang dan akan menyesatkan mereka.

Untuk dapat menerapkan sistem chip RFID kepada penduduknya, pemerintah negara-negara maju melakukan banyak kampanye dan promosi. Penyebaran wacana juga dilakukan melalui konferensi dan seminar-seminar. Namun usaha semi pemaksaan juga mulai muncul seperti yang terjadi di Amerika Serikat. Kebijakan presiden Obama dalam bidang Kesehatan yang dikenal sebagai ObamaCare menyinggung masalah penerapan “National Medical Device Registry” yang dicurigai banyak orang akan berujung pada pemasangan implant Chip RFID untuk setiap warga AS yang ingin memperoleh pelayanan kesehatan di negara itu. Sebagian warga AS yang ‘melek’ akan nubuat-nubuat Alkitab berreaksi negatif dan siap menolak bila yang mereka curigai itu benar-benar terjadi.

KONFERENSI LANGKA TENTANG TATOO

Sementara itu ditengah maraknya penolakkan terhadap penggunaan Implant Chip oleh kelompok-kelompok Kristen di berbagai belahan dunia. Vatican baru-baru ini (Desember 2011) menyelenggarakan suatu konferensi langka yang membahas budaya pemberian tanda permanen (tatoo) pada tangan dan dahi sebagai tanda keimanan.

Duta Besar Israel untuk Vatican Mordechay Lewy, bersama pejabat-pejabat Vatican membahas mengenai Tatoo permanen untuk peziarah Yerusalem. Ada kesamaan budaya mentatoo diri antara peziarah di Yerusalem dan para peziarah di Loreto, kota di Itali yg diyakini sebagai kota Maria (house of Mary) di abad pertengahan.

Vatican Menyelenggarakan Konferensi Langka tentang Tattoo

Paus Benediktus XVI dan Duta Besar Lewy dalam Konferensi langka tentang Tatoo

Entah apa motivasi di balik studi ini, namun mereka sangat serius dan membuka konferensi internasional yang melibatkan peserta dari Israel, Eropa, Amerika Utara, dan New Zealand. Konferensi yg berjudul “Into the Skin: Identity, Symbols and History of Permanent Body Marks.” melibatkan para theolog, pakar kesehatan dan para diplomat.

Dalam konferensi itu Guido Guerzoni, professor dari Milan’s Bocconi University menyatakan bahwa mentatoo diri merupakan bentuk dari pengorbanan peziarah terhadap iman mereka. “A Christian pilgrimage tattoo was ” a small martyrdom — a public shedding of blood” for one’s faith” kata Guerzoni. “A devotional tattoo was a sign of unshakable, immovable faith,” lanjutnya lagi.

Sementara itu Duta Besar Lewy menyatakan: dalam sejarah orang2 Kristen Coptik, dan orang Ethiopia serta komunitas Armenia di tanah suci, biasa mentato diri mereka pada pergelangan tangan atau pada dahi mereka.

Apa tujuan studi ini tidak diungkap oleh Catholic News Service, mungkin untuk memberi wacana kepada banyak orang bahwa memberi tanda di tangan dan di dahi bukanlah hal baru dan merupakan tradisi yang sudah turun temurun dianut oleh orang-orang yang paling taat secara agama. Mengapa topik ini begitu serius diwacanakan? apakah rencana memberi tanda pada tangan dan dahi sudah begitu dekat ?

Waspadalah, waktunya untuk penggenapan segala nubuat sudah begitu dekat.

“Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini ?.” (Lukas 12:56) 

Tanda-tanda demikian jelas, Sadarlah dan Berjaga-jagalah !

Sumber:

- http://HOUSEOFREVELATION.COM

- http://www.catholicnews.com/data/stories/cns/1104794.htm

Fwd berita ini ke keluarga dan temen-temen seiman untuk membuat semua siap sedia dan “bangun dari tidur” mereka.

PENAMPIAN MENJELANG HARI TUHAN

PENAMPIAN DIMULAI DARI RUMAH TUHAN

Pada akhir zaman Tuhan akan melakukan penampian secara besar-besaran atas seluruh umat manusia, menampi lalang dari gandum, memisahkan kambing dari domba, memperjelas perbedaan antara orang-orang fasik dan orang-orang benar, menjauhkan orang-orang cemar dari orang-orang yang hidup kudus. Dan penampian akan pertama-tama terjadi di dalam rumah-Nya, di dalam gereja-Nya sendiri.

“Karena sekarang telah tiba saatnya penghakiman dimulai, dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi.” (1Petrus 4:17)

Jadi jangan main-main dengan dosa dan hidup terus dalam kecemaran. Selama ini kelihatannya orang yang menghina hadirat Tuhan dan terus menajiskan tempat kudus-Nya tetap hidup tenang tanpa teguran keras dan hidup berdampingan dengan orang-orang kudus. Namun waktunya akan segera tiba yaitu di akhir zaman ini, mereka akan dipisahkan. Orang-orang fasik yang menganggap ringan peringatan-peringatan-Nya akan dicampakkan ke dalam api Murka-Nya yang menyala-nyala.

“…Waktu menuai ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat. Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman. Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya. Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!” (Mat 13:39-43)

BAGAIMANA NASIB ORANG YANG “SETENGAH-SETENGAH” ?

Pada beberapa kali acara Seminar Akhir Zaman, ada pertanyaan “bagaimana nasib orang yang setengah-setengah?” Yang dipertanyakan bagaimana nasib orang yang imannya tidak jelas, berada dalam status ‘mengambang’: Mengaku Kristen tetapi sering mencela orang yang berharap pada Tuhan. Tiap minggu pergi ke gereja tetapi tidak bertobat dari sikap dan perbuatannya yang tercela. Penampilan dan gaya bicaranya seperti Pendeta tetapi sifat dan kelakuannya seperti Perampok.

Read More…

Bagi kebanyakan orang di dunia ini yang tidak mempercayai Alkitab, peristiwa “Pengangkatan Orang Percaya” (Rapture of  the Believers) adalah tanda yang jelas bahwa Tujuh Bencana Murka Allah akan segera terjadi di bumi. Orang boleh tidak percaya atau mengabaikan kebenaran Alkitab, tetapi setiap orang akan melihat tanda dahsyat ini dengan jelas. Dan hal ini adalah merupakan tanda yang penting untuk diketahui, yaitu dimulainya masa penuh bencana dahsyat di bumi.

” “… sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu.” Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan.” (Wah 6:16-17) 

Tidak lama lagi Yesus Kristus akan menampakkan diri di langit dalam kemuliaan yang besar dan disaksikan oleh bangsa-bangsa di bumi. Lalu akan terlihat orang-orang percaya yang terangkat hidup-hidup ke angkasa, ke awan-awan disaksikan oleh semua orang. Sebelum murka Allah dicurahkan atas dunia, akan terjadi peristiwa “pengangkatan” ini. Percaya atau tidak percaya, semua manusia akhirnya akan melihat Kebenaran sejati ini. Alkitab menyatakan semua bangsa akan menyaksikan orang-orang percaya diangkat ke langit dalam kemuliaan yang besar (Mat 24:30). 

“Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.  Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.” (Matius 24:30-31)

Setelah peristiwa “Pengangkatan” orang percaya ini terjadi, maka Murka Tuhan yang menyala-nyala, yaitu tujuh bencana dahsyat akan mulai terjadi di atas bumi. Semua bencana ini adalah akibat dari kedurhakaan manusia sendiri, dan Allah akan mengijinkan bencana-bencana itu terjadi agar manusia dapat melihat kebesaran Tuhan dan bertobat dari keangkuhan hidup mereka. Bencana demi bencana akan mulai terjadi sampai genaplah tujuh bencana Murka Allah itu tercurah ke atas bumi. 

TUJUH BENCANA MURKA ALLAH

Read More…

KEBANGKITAN ANTIKRISTUS DARI KUBUR

 

the raising of the antichrist

Setelah mengetahui kerajaan dari mana Antikristus akan muncul dari artikel Eropa Dalam Nubuat Akhir Zaman, kita akan pelajari bagaimana kedatangan Antikristus yang terakhir yang disebut Yohanes, yang akan muncul menjelang akhir zaman dengan cara yang sangat ajaib. Seorang Antikristus yang terakhir inilah yang selalu dibicarakan dan merupakan penyebab utama krisis di akhir zaman tidak lama lagi.

Kita perlu menyingkapkan sepak terjang si “binatang” ini (termasuk kedatangannya yang ajaib), karena Alkitab mengatakan bahwa oleh berbagai mujizat yang akan dilakukannya itulah, kelak banyak orang percaya akan terpesona dan dapat disesatkan oleh tipu dayanya yang licin. Itulah sebabnya Tuhan Yesus memperingatkan kepada kita agar memperhatikan hal ini:

“Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.” (Matius 24:24-25)   

 

KEDATANGAN YANG SPEKTAKULER
DAN MUJIZAT YANG MENYESATKAN

Rasul Paulus yang banyak menyingkapkan rahasia zaman akhir mengungkapkan hal yang sangat penting, yaitu Antikristus yang terakhir ini walaupun penuh dengan keajaiban dan tanda-tanda dahsyat itu adalah pekerjaan iblis, bukan mujizat dari Tuhan. Baca selengkapnya….

Read More…

 

Netanyahu keberatan Obama kembali ke pra-1967

Seperti telah disampaikan dalam artikel no. 335 bahwa perdamaian yang sejati bagi Yerusalem hanya akan ada setelah Yesus Kristus kembali ke kota itu. Sudah lebih dari 6 dekade manusia mengupayakan berbagai cara namun sampai hari ini masalah kota tua Yerusalem tidak pernah kunjung selesai. Alkitab menubuatkan berbagai upaya pendamaian Yerusalem itu terakhir akan diupayakan oleh seseorang, yang akan membuat Perjanjian Tujuh Tahun, namun ditengah tujuh tahun itu perdamaian malah akan digagalkan oleh kekerasan yang dilakukan otoritas juru damai itu sendiri.  

Jika Anda benar-benar memahami nubuat-nubuat Alkitab, Anda akan berdebar-debar menyaksikan apa yang sedang terjadi di Timur Tengah saat ini, khususnya di wilayah Israel-Palestina. Sebuah nubuat paling ‘curious’ dan paling berpengaruh dalam sejarah umat manusia akan segera digenapi. Tidak lama lagi nubuat Perjanjian Tujuh Tahun (Daniel 9:27) akan menjadi kenyataan, dan banyak misteri besar dalam eskatologi akan menjadi jelas.

Di tengah kemelut dan pergolakan yang terjadi di negara-negara Arab beberapa bulan terakhir ini, tiba-tiba persoalan Israel-Palestina kembali memanas. Pemicunya adalah kontrovesi atas pidato Presiden AS Barack Obama pada Kamis 19 Mei 2011 lalu, sehari sebelum kunjungan PM Israel Netanyahu ke AS. Aljazeera melaporkan bahwa Presiden As Barack Obama, mengenai masalah Israel-Palestina, mengatakan: “Perbatasan Israel dan Palestina harus didasarkan pada garis tahun 1967 dengan pertukaran wilayah yang disepakati bersama, sehingga batas-batas yang aman dan diakui ditetapkan untuk kedua negara.” Walaupun kemudian Obama mengatakan bahwa hal itu bukan merupakan proposal baru, namun penyebutan “kembali ke garis perbatasan tahun 1967” itu kepada publik berdampak sangat luas dan membuat suhu politik di Timur Tengah makin memanas.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu langsung menanggapi pidato Obama dan menolak ide Presiden AS itu. Israel akan menolak untuk kembali ke perbatasan yang “indefensiable” (tidak dapat dipertahankan). Netanyahu menekankan bahwa ia mengharapkan Obama untuk menahan diri dari menuntut Israel kembali ke perbatasan 1967, yang berarti akan meninggalkan populasi besar Israel di Yudea dan Samaria di luar perbatasan Israel, demikian Hareetz melaporkan.   

Pada hari Minggu (22/Mei/2011) Obama mengomentari ulang kerangka kerjanya untuk menetapkan perbatasan Israel-Palestina berdasarkan batas pada tahun 1967, dengan memperhitungkan perubahan demografis yang telah terjadi sejak Israel menguasai Tepi Barat. Berbicara pada pertemuan tahunan Komite Amerika untuk Urusan Publik Israel, AIPAC (American Israel Public Affairs Commitee), Obama mengklarifikasi pidatonya yang ia sebut ditangkap bias dan telah menimbulkan kontroversi.

ISRAEL TERDESAK KE POSISI PRA-1967

Read More…

 

 the-black-horsemen

Salah satu krisis yang akan terjadi dan sekaligus menjadi tanda bahwa sistem dunia ini sedang menuju kepada akhirnya, adalah datangnya krisis pangan dunia. Dalam kitab Wahyu hal ini digambarkan sebagai munculnya Penunggang Kuda Hitam. Penunggang Kuda Hitam yang digambarkan membawa sebuah timbangan di tangannya oleh Kitab Wahyu, adalah lambang munculnya Otoritas Perdagangan yang pada akhirnya akan membawa kepada krisis pangan dunia.

Wahyu 6 ayat 6 mengatakan: “secupak gandum sedinar dan tiga cupak jelai sedinar, tetapi janganlah rusakkan (hurt – KJV) minyak dan anggur”. Ini adalah nubuat bahwa Otoritas Perdagangan akan membuat harga bahan pangan menjadi mahal, sementara bahan kebutuhan lain tidak terlalu terpengaruh. (minyak dan anggur di Alkitab digambarkan sebagai kebutuhan materi lainnya lihat Yoel 2:24).

Nubuat munculnya Penunggang Kuda Hitam ini sedang digenapi dewasa ini, harga-harga bahan makanan melambung tinggi, dan hal ini telah memicu bencana kelaparan yang melanda terutama di negara-negara miskin bahkan bila tidak diantispasi dengan baik akan berdampak kepada negara-negara berkembang seperti Indonesia.  Baca selengkapnya….

Read More…

NUBUAT TENTANG MESIR & LIGA ARAB SEDANG DIGENAPI

 

 

Arab-League-In-Prophecy

Hari-hari ini Anda menjadi saksi hal-hal luar biasa sedang terjadi di bumi ini. Salah satu peristiwa besar yang telah dinubuatkan Alkitab sedang digenapi di dunia Arab sana. Bangkitnya “Selatan” merupakan nubuat yang diutarakan Daniel (Dan 11:40) dan juga secara implisit diucapkan oleh Tuhan Yesus dengan clue “ketika angin selatan bertiup hari akan panas terik” (Luk 12:55).

House of Revelation telah menurunkan tulisan mengenai “Nubuat Alkitab mengenai Perubahan Politik Global”, hampir sembilan bulan yang lalu (April 2010), yang salah satunya mengungkapkan akan terjadinya perubahan geopolitik dunia Arab, dan hal-hal itu sedang digenapi secara serentak hari-hari ini.

Di Daniel 11 dinubuatkan bahwa negara-negara “Selatan” (Liga Arab) akan berkonfrontasi dengan “Utara” (Eropa), yang disebutkan bahwa hal itu menyangkut masalah Israel. Namun selama ini negara-negara Liga Arab seperti Mesir dan Sudan juga Turki yang dalam Daniel 11 disebutkan ikut dikuasai “Utara”, merupakan sekutu Barat dan merupakan sahabat Israel atau minimal tidak terlalu memusuhi Israel. Itu artinya nubuat itu tidak menunjukkan gejala bahwa bisa digenapi dalam waktu dekat.

Namun kini waktu yang dimaksudkan sebagai akhir zaman dari Daniel 11 telah tiba, apa yang semula dirasa jauh dari kemungkinan, telah mendadak berubah secara drastis dan tiba-tiba segera berada dalam kondisi “siap” seperti yang dinubuatkan Alkitab. Baca selanjutnya, apa yang terjadi di negara-negara Arab telah menggenapi nubuat-nubuat Alkitab yang terakhir…

Read More…

 

 

Doomsday-21-10-2011

  

Karena banyak Saudara yang bertanya dan meminta House of Revelation menjelaskan sikapnya terhadap pemberitaan yang marak belakangan ini, yaitu tentang Hari Penghakiman 21 Mei 2011 dan Akhir Dunia atau Kiamat 21 Oktober 2011 dari Family Station, berikut ini kami kupas sedikit pokok-pokok ajaran dan paham dari Harold Camping (Family Station Inc).

Pada dasarnya tujuan dari Family Station sangat terpuji, yaitu untuk membangunkan umat Tuhan dari masa “hibernation” atau masa tidur panjang, agar kita siap dan segera berjaga-jaga menghadapi hari-hari zaman akhir yang segera tiba (yang menurut mereka akan jatuh pada tahun 2011 ini).

Selain itu dari materi yang bisa di download secara gratis dari situs mereka, kita dapat melihat bahwa pengajaran Harold Camping cukup luas dan banyak menyuguhkan materi-materi yang signifikan seperti ketika ia mencoba menafsirkan nubuat hari-hari raya dan penggenapannya yang dikaitkan dengan event-event Kristus di akhir zaman. (Walaupun dalam hal ini ia ternyata gagal menangkap makna sesungguhnya dari hari-hari raya itu.)

Harold Camping sayangnya juga tidak taat atau tidak menyadari pentingya konsisten dengan apa yang dinyatakannya dalam bukunya sendiri bahwa Alkitab harus jadi sumber pemberitaan, dan Camping justru banyak mengambil asumsi-asumsi dari luar Alkitab (yang Alkitab tidak sebut atau tidak referensikan sama sekali). Baca mengenai kekeliruan Harold Camping lebih jauh….

Read More…

 

WhySoCrucial400

 

I.   Anda Tidak Tahu Apakah Anda sedang Hidup di Hari-Hari Terakhir

Banyak orang tidak yakin apakah hari-hari ini adalah hari-hari akhir, tetapi orang juga tidak dapat memastikan bahwa mereka tidak sedang hidup di hari-hari terakhir. Hampir semua setuju kalau dikatakan tidak ada orang yang tahu kapan hari-hari terakhir itu, artinya bisa saja kita sedang hidup di hari-hari yang sedang berakhir. Alkitab mencatat ketika orang mengatakan semuanya damai dan aman, tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan (1Tes 5:3). Itu sebabnya pengajaran yang benar tentang wahyu begitu penting untuk semua orang terutama untuk orang percaya.

Mungkin ada yang berkata: “tidak ada bedanya, sekalipun mempelajari Alkitab orang tidak akan tahu kapan itu hari-hari terakhir.” Pendapat itu keliru dan orang yang berpendapat seperti itu tidak pernah membaca Alkitab dengan benar. Banyak orang Kristen juga berkata bahwa tidak akan ada seorangpun yang tahu waktu Tuhan, dan mengajar bahwa Kedatangan Tuhan seperti pencuri termasuk bagi orang-orang percaya. Padahal Alkitab tidak mengajarkan demikian. Alkitab mengajarkan, Tuhan akan datang seperti pencuri bagi orang yang masih dalam kegelapan, tetapi bagi kita “anak-anak Terang”, hari itu tidak akan tiba seperti pencuri.

“Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.” (1Tes 5:4-5)

Mungkin Anda terkejut dengan hal ini, tetapi itulah yang Alkitab ajarkan, jadi hari itu tidak akan datang bagi kita secara tiba-tiba, artinya kita akan mengetahui dan kita akan dapat berjaga-jaga. Siapakah yang akan mengetahui hari Tuhan? Ayat di atas berkata “anak-anak Terang”. Ingatlah bahwa Alkitab Firman Tuhan adalah pelita bagi kaki kita dan terang bagi jalan kita, “anak-anak Terang” adalah mereka yang bertekun mempelajari dan mengasihi Firman-Nya, mereka akan menjadi orang yang “terang” mata rohaninya. Merekalah orang-orang yang akan mengetahui waktu Kedatangan-Nya dan dapat berjaga-jaga dengan baik.

II.   Banyak Yang Salah Mengerti (Termasuk karena Ajaran-Ajaran Palsu)

Read More…

ALARM ILAHI KEMBALI MENGGEMA DI INDONESIA

 

mentawai-tsunami-map-houseofrevelation-com

Dalam bulan Oktober 2010 ini telah terjadi tiga bencana besar di tanah air. Berapa hari ini para pemakai internet menyerukan gerakan “Pray for Indonesia” dan hari ini halaman pertama harian Kompas menunjukkan “Indonesia Bersedih”. Alarm ilahi kembali menggema di Indonesia, untuk membuat kita kembali menyadari bahwa tidak banyak yang bisa kita lakukan jika alam telah berbicara. 

Pada awal bulan (5/10) telah terjadi bencana banjir bandang di kota Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat. yang menelan korban jiwa mencapai 149 orang dan ratusan lain luka-luka serta ribuan orang harus mengungsi karena kota mereka diterjang air bah yang datang tiba-tiba. Baca selengkapnya….

Read More…