Posts Tagged ‘ramalan’

GEGER KIAMAT 2012, MARAKNYA KEBENARAN SEMU

Isu Kiamat 2012

 

GEGER KIAMAT 2012

Besok tanggal 21 Desember 2012 ramai dibicarakan orang sebagai hari kiamat atau hari terobosan besar kehidupan spiritual umat manusia. Ramalan kiamat atau transisi spiritual pada 21 Desember 2012 sudah beredar sejak tahun 2009. Tanggal 21 Desember 2012 menjadi fenomenal karena ada kaum Mayanisme yaitu orang-orang yang menyebarkan berbagai keyakinan eskatologis dimana peristiwa bencana kiamat atau perubahan besar akan terjadi pada tanggal tersebut. Tanggal ini dianggap sebagai tanggal akhir dari siklus 5125-tahunan menurut kalender Long Count Mesoamerika atau yang sering disebut kalender Suku Maya Kuno. Konon dikatakan bahwa perhitungan astronomi dan berbagai rumus numerologi telah dipelajari berkaitan dengan tanggal ini. Namun ternyata tidak ada dari para cendekiawan terkemuka yang mendukung hal ini.

Read More…

Alkitab Menubuatkan Perubahan Geopolitik Global

geopolitics-change 

Dalam eskatologi atau pengetahuan mengenai akhir zaman, masa tribulasi atau masa sukar sering digambarkan sebagai musim kemarau atau musim panas. Pada Perjanjian Lama akhir zaman itu dilambangkan dengan panen di musim kemarau. Di kitab Amos dan Mikha akhir zaman digambarkan dengan pengumpulan buah-buahan musim kemarau(Amos 8:1-2, Mikha 7:1). Di Perjanjian Baru Yesus memakai istilah ‘musim panas’ untuk menggambarkan masa sukar atau masa tribulasi (Mat 24:32, Mark 13:28, Luk 21:30).  

Alkitab menubuatkan ada peristiwa besar yang akan terjadi menjelang masa tribulasi yang dilambangkan dengan ‘musim panas’ atau ‘masa kemarau’ ini. Salah satu tanda tersebut adalah Perubahan Geopolitik dunia. Sebuah perubahan drastis dari peta politik dunia akan terjadi menjelang masa-masa yang paling menentukan, yaitu memasuki ‘musim panas’ itu. Baca selengkapnya….

Read More…

Peran IRAN di Akhir Zaman

President Iran Mahmoud Ahmadinejad

President Iran Mahmoud Ahmadinejad

 

Kawasan Teluk tegang, dan Barat marah besar demikian harian Kompas 10 Februari 2010 melaporkan.

Televisi Pemerintah Iran ‘Al Alam’ mengungkapkan bahwa mulai Selasa 9 Feb 2010 Iran akan lakukan pengayaan uranium di reaktor Nuklir Natanz – Iran Tengah.

Iran berencana membangun 10 Fasilitas reaktor untuk melakukan pengayaan uranium sendiri. Selain itu Iran juga menyatakan siap membangun sistem pertahanan udara sekuat milik Rusia.

Pernyataan Teheran itu langsung mendapat kecaman keras dari negara2 Barat, dan meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.

Alkitab menubuatkan bahwa peran Iran atau Elam akan sangat penting pada akhir zaman. Iran atau yang dikenal sebagai Persia atau Elam dalam Alkitab, termasuk bangsa-bangsa dari sebelah ‘Timur’ sungai Eufrat yang disebutkan dalam Wahyu 16:12.

Yesaya 22:6&7 berkata, “Elam telah memasang tabung panah, Aram datang dengan pasukan berkereta dan berkuda, dan Kir membuka sarung perisai. Maka lembah-lembahmu yang paling indah penuh dengan kereta, dan pasukan berkuda berbaris di hadapan pintu gerbang.”

Ayat diatas menubuatkan pada akhir zaman mereka akan mengepung Yerusalem yang tidak berdaya lagi seusai Armagedon. Elam(Iran) dan Aram(Syria) memang akan terlibat dalam Armagedon. Perannya akan terus naik tidak dapat dihindari, karena sudah dinubuatkan demikian. Dan kalau kita mendengar Iran tengah mempersenjatai diri, kita mengetahui waktunya telah sangat dekat. Sebab itu kita mesti sungguh-sungguh sadar dan tidak terus tertidur.

Lukas 21:36 berkata: “Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

Salah satu topik akhir zaman yang sering dibicarakan adalah Pembangunan kembali Bait Suci Yahudi yang Ketiga.

Dulu kita menyangka, Alkitab menubuatkan Antichrist akan duduk di Bait Suci Yahudi di akhir zaman, hal ini berkaitan dengan pengertian yang keliru soal nubuat di 2Tesalonika 2:4. Banyak di antara kita kemudian menyangka bahwa Bait Suci Yahudi pasti akan dibangun kembali, dan kita kemudian berkesimpulan sebelum Bait Suci Ketiga berdiri Kedatangan Tuhan masihlah jauh. Ternayata ini pengertian yang keliru.

Bait Suci Pertama yang dibangun Salomo telah dihancurkan Nebukadnezar. Sedangkan Bait Suci Kedua juga telah dihancurkan tentara Roma dibawah Jenderal Titus Tahun 70 Masehi. Sementara itu di lokasi tempat Bait Suci semula berdiri telah berdiri Masjid Al Aqsa dan Dome of Rock yang merupakan salah satu tempat tersuci umat Islam.  Akankah Bait Suci ini nanti dibangun kembali?

Memang sebagian umat Israel tengah berupaya menyiapkan pembangunan Bait Suci ini secara serius. Salah satu institusi yang turut aktif mempersiapkan hal ini adalah Aish HaTorah. Baru-baru ini lembaga ini telah membuat sebuah Model Bait Suci dan meletakkannya di sebuah Yeshiva(Seminari Yahudi) milik mereka dekat lokasi Bukit Bait Suci/Temple Mount, di kota tua Yerusalem.

Model-Bait-Suci-Ketiga-houseofrevelation-com-L

Model Bait Suci ini, dibangun dengan skala 1:60, dibangun oleh Michael Osanis untuk Aish HaTorah di kota tua Yerusalem, dan ditampilkan di atap museum yang baru, dan berlatar belakang pemandangan Temple Mount.

“Kami berharap bahwa dengan melihat model Bait Suci ini, dengan perspektif lokasi sebenarnya di latar belakang, akan memberi orang rasa inspirasi, bahwa orang-orang akan diterima ketika mereka memasuki Bait Suci sejati yang berdiri di sini selama hampir 1.000 tahun,” kata Efraim Shore dari Yashiva Aish HaTorah.

Bangsa Yahudi berkeinginan mewujudkan kerinduan mereka, yaitu mendirikan Bait Suci Ketiga, tentunya di atas lokasi semula. Namun seandainya benar-benar melaksanakan niat itu, kita tahu bahwa mereka hanya akan mendirikan bangunan bagian dalam, tanpa halamannya, sesuai nubuat dalam kitab Wahyu pasal 11.

“…Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Tetapi keualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain…” (Wah 11:1-2)

Tepat seperti nubuat ini, di wilayah, yang diyakini sebagai tempat yang tepat untuk membangun Bait Suci ketiga, sekarang ini memang telah berdiri Mesjid Al Aqsa yang merupakan salah satu tempat tersuci umat Islam. Tentu bila pembangunan ini dilaksanakan akan menimbulkan ketegangan di wilayah tersebut. Dan tidak kecil kemungkinan memicu konflik yang serius. Hal ini juga merupakan bagian dari apa yang dinubuatkan Matius 24:21-22

” Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat (Great-Tribulation – KJV) seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat. ”

Artinya kita mungkin akan melihat usaha pembangunan Bait Suci itu dimulai, namun belum tentu gereja Tuhan akan menyaksikan berdirinya. Ketika upaya pembangunan Bait Suci dilakukan akan terjadi apa yang disebut Great Tribulation di Yudea dan Yerusalem. Dan kita mesti siap sedia, sebab segera bangsa Israel memasuki masa penderitaan (Great Tribulasi), Tuhan Yesus akan datang (“waktu-Nya dipersingkat”).

Jadi kita mesti benar-benar sadar, bahwa ketika kita melihat nubuat ini digenapi, kita harus sudah siap. Oleh sebab itulah dikatakan kita harus berjaga-jaga senantiasa, supaya ketika semua ini terjadi, kita jangan tidak menyadarinya.

Ulasan Film 2012

2012-picture 

“2012” merupakan film yang berhasil, karena disajikan dalam momentum yang tepat. Film ini di Indonesia menimbulkan berbagai reaksi pro dan kontra. Itulah salah satu bukti keberhasilan film yang diangkat dari buku best seller Fingerprints of the Gods karya Graham Hancock.

Bagaimana seharusnya kita menyikapi film ini? Apa kata Alkitab tentang pesan yang disampaikan film ini?

Pertama Film 2012 ini seharusnya mendapat penghargaan karena lebih lantang dari gereja manapun dalam memperingatkan dunia akan bencana murka Allah yang akan menimpa bumi pada akhir zaman ini.

Walaupun tidak tepat seperti apa yang Alkitab nubuatkan, tetapi banyak kesaksian mengatakan karena film ini orang kembali ingat untuk bertobat.

Beberapa yang tidak tepat adalah mengenai Tahun 2012, apalagi tanggal yang disebut film ini sebagai hari H kehancuran itu. Background penentuan tanggal tersebut hanya mengambil ide dari ramalan suku Maya kuno yang salah penafsirannya.

Tetapi jangan menganggap bahwa Tahun 2012 ini tidak mempunyai makna bagi umat manusia. Ada sesuatu yang besar akan terjadi, tetapi belum “kiamat” seperti dalam film ini. Tahun 2012 baru merupakan permulaan dari tahun-tahun paling krusial dalam sejarah umat manusia.

Kemudian banjir besar akibat gigantic tsunami yang digambarkan terlalu berlebihan. Alkitab mengatakan bahwa bumi ini tidak akan dibinasakan dengan air bah seperti pada jaman Nuh lagi.

“Keadaan ini bagi-Ku seperti pada zaman Nuh: seperti Aku telah bersumpah kepadanya bahwa air bah tidak akan meliputi bumi lagi…” (Yes 54:9)

Memang akan ada bencana tsunami besar oleh erupsi sebuah gunung di laut pada Murka Allah Kedua (Wah 8:8-9), tetapi tidak akan memusnahkan bumi seperti yang digambarkan dalam film ini.  

Tetapi gempa dahsyat yang digambarkan film ini merupakan gambaran yang tepat untuk melukiskan Tulah Terakhir yaitu Murka Allah Ketujuh. Sebuah Mega Quake akan menghancurkan kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Gempa yang dinubuatkan Alkitab adalah memang gempa tektonik maha dahsyat akibat pergeseran kulit bumi (lithosphere).

Gempa maha dahsyat ini merupakan gempa global yang akan merubah peta daratan bumi, sekaligus mencatat babak sejarah baru peradaban umat manusia. Wahyu 16 melukiskannya sebagai berikut:

“Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa. Dan dari dalam Bait Suci kedengaranlah suara yang nyaring dari takhta itu, katanya: “Sudah terlaksana.” (17)

Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. (18)

Lalu terbelahlah kota besar itu menjadi tiga bagian dan runtuhlah kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Maka teringatlah Allah akan Babel yang besar itu untuk memberikan kepadanya cawan yang penuh dengan anggur kegeraman murka-Nya. (19)

Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung. (20)

Dan hujan es besar, seberat seratus pon, jatuh dari langit menimpa manusia, dan manusia menghujat Allah karena malapetaka hujan es itu, sebab malapetaka itu sangat dahsyat.” (21)

Gempa ini bahkan dikatakan begitu dahsyatnya seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Artinya bila gempa seperti itu pernah terjadi di muka bumi tentu pada masa prasejarah sebelum manusia ditempatkan di bumi. Melihat film ini yaitu kota-kota yang terbelah persis seperti ciri-ciri bencana yang digambarkan di ayat 19.

Gempa maha dahsyat ini merupakan gempa global yang akan merubah peta daratan bumi, sekaligus mencatat babak sejarah baru peradaban umat manusia. Wahyu 16 melukiskannya sebagai berikut:

“Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa. Dan dari dalam Bait Suci kedengaranlah suara yang nyaring dari takhta itu, katanya: “Sudah terlaksana.” (17)

Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. (18)

Lalu terbelahlah kota besar itu menjadi tiga bagian dan runtuhlah kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Maka teringatlah Allah akan Babel yang besar itu untuk memberikan kepadanya cawan yang penuh dengan anggur kegeraman murka-Nya. (19)

Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung. (20)

Dan hujan es besar, seberat seratus pon, jatuh dari langit menimpa manusia, dan manusia menghujat Allah karena malapetaka hujan es itu, sebab malapetaka itu sangat dahsyat.” (21)

Gempa ini bahkan dikatakan begitu dahsyatnya seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Artinya bila gempa seperti itu pernah terjadi di muka bumi tentu pada masa prasejarah sebelum manusia ditempatkan di bumi. Melihat dampak dan ciri-ciri bencana yang digambarkan di ayat 19, yaitu kota-kota yang terbelah, persis seperti yang digambarkan dalam film 2012 ini.

Jadi film 2012 ini sebagian mengandung pesan yang benar, bahwa keangkuhan hidup manusia dan segala kemegahan dunia suatu saat akan hancur dan tinggal puing-puing belaka. Kita mesti merendah dan bertobat dari segala kedegilan hati manusia.

Inspirasi “bahtera modern” yang disodorkan film ini benar-benar mengagumkan, sayangnya itu bukan solusi untuk dapat lolos dari 7 Murka Allah yang akan ditumpahkan ke seluruh bumi.

Solusi satu-satunya adalah: Menerima Yesus sebagai Juruselamat, bertahan pada masa Antikris dan Mengalami Pengangkatan sebelum Murka Allah dicurahkan atas bumi.