ALARM ILAHI KEMBALI MENGGEMA DI INDONESIA

 

mentawai-tsunami-map-houseofrevelation-com

Dalam bulan Oktober 2010 ini telah terjadi tiga bencana besar di tanah air. Berapa hari ini para pemakai internet menyerukan gerakan “Pray for Indonesia” dan hari ini halaman pertama harian Kompas menunjukkan “Indonesia Bersedih”. Alarm ilahi kembali menggema di Indonesia, untuk membuat kita kembali menyadari bahwa tidak banyak yang bisa kita lakukan jika alam telah berbicara. 

Pada awal bulan (5/10) telah terjadi bencana banjir bandang di kota Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat. yang menelan korban jiwa mencapai 149 orang dan ratusan lain luka-luka serta ribuan orang harus mengungsi karena kota mereka diterjang air bah yang datang tiba-tiba. Baca selengkapnya….

reuter_wasior-horev

Kemudian Hari Senen kemarin (25/10) terjadi lagi bencana yang lebih besar di Kepulauan Mentawai. Gempa 7,2 SR yang diikuti tsunami melanda Kabupaten Kepulauan Mentawai dan sejumlah wilayah lainnya di Sumbar, pada Senen malam, menyeret 400 rumah penduduk dan merusak ratusan rumah lainnya. Kantor berita ANTARA melaporkan Kamis (28/10) pagi, bahwa bau mayat masih menyengat di daerah yang terkena tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, karena masih banyak jasad korban tewas belum dievakuasi. Laporan itu menyebutkan, tim SAR dan relawan terus berdatangan dari Padang dan diharapkan upaya pencarian dan evakuasi korban tewas bisa lebih cepat.

Jumlah korban tewas akibat bencana ini sampai dengan Kamis (28/10) sore menurut Liputan6.com telah mencapai 347 orang, belum termasuk 332 orang yang dilaporkan hilang.

ap_mentawai

Hari Selasanya (26/10) Gunung Merapi akhirnya erupsi dan memuntahkan awan panas yang juga menelan korban jiwa dan luka-luka membuat ribuan orang harus mengungsi meninggalkan rumah dan desa mereka. Sampai Kamis sore gunung Merapi masih terus memuntahkan awan panas dan statusnya masih dalam kondisi awas. Pemerintah belum mengeluarkan laporan resmi jumlah korban meninggal dan luka-luka, namun dari dua rumah sakit di Yogyakarta saja telah dilaporkan tercatat 33 orang meninggal dunia.

kompas_merapi-horev

Dan hari Kamis ini (28/10) Ketua Pos Pengamatan Gunung Api, Galunggung, Heri Supartono, di Tasikmalaya, Jawa Barat melaporkan bahwa Gunung Galunggung yang terdapat di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat ini, mengalami peningkatan pada Oktober dibanding September lalu. “Bulan September tercatat empat kali gempa, sedangkan memasuki akhir Oktober 2010 menunjukan peningkatan dan sudah tercatat 34 kali gempa vulkanik,” katanya seperti dilaporkan Liputan6.com.

Meskipun Heri Supartono mengatakan kondisi ini belum membahayakan namun dirinya cemas dengan kondisi lingkungan dan kesiapan penanganan bencana yang tidak jelas, seperti tidak adanya jalur evakuasi dan kawasan pengungsian bila sewaktu-waktu terjadi bencana.

Gunung ini terakhir erupsi Tahun 1982, dan menyemburkan lahar dingin dan abu vulkanik yang menimbun desa-desa di sekitarnya. Abu vulkanik Galunggung pada letusan 1982 telah membahayakan penerbangan internasional selama berbulan-bulan.

Indonesia memang sedang bersedih, tetapi lebih tepatnya Indonesia sedang diberi tanda. Terus berdoa bagi bangsa dan negeri ini, agar keselamatan datang bagi seluruh penduduknya dan negerinya boleh berlimpah rahmat dan berkat Tuhan.

Sementara bagi kita orang percaya, kita memiliki Alkitab Firman Allah yang telah memperingatkan kita, seharusnyalah kita segera menyadari. Tanda-tanda ini telah beberapa kali terulang di negeri ini. Waspadalah dan jagalah diri kita, supaya hati kita jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi, supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas kita seperti suatu jerat (Luk 21:34). Waspadalah!

Info bagi yang tergerak mengirim dana bantuan:

– PESAT MINISTRY (PELAYANAN DESA TERPADU) 
Bank BCA  AC# 0130-4545-77 atas nama PESAT
sebutkan untuk… (Mentawai/Wasior/Merapi)
hub 021- 4584 4284 atau sms center 0811872945
http://www.pesat.org/bantuan_kemanusiaan.html

 – YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS 
BCA Cab Gajah Mada Jakarta A/C 0123 021 433

Note:
HoRev tidak ikut memonitor penggalangan dana
dan penyalurannya, silakan hubungi langsung
kepada yayasan yang bersangkutan.

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “ALARM ILAHI KEMBALI MENGGEMA DI INDONESIA”

  1. Salut … semakin semangat dan produktif menyampaikan pewahyuan akhir zaman; semakin kreatif dan menjangkau banyak jiwa …

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.