Kontroversi Rapture

 Pre-Trib Rapture is not biblical

Saat ini banyak macam paham mengenai Pengangkatan atau Rapture. Dari mulai yang menganggap pengangkatan itu tidak ada, sampai yang menganggap pengangkatan terjadi bahkan sebelum Antichrist muncul.  

Memang mengenaskan keadaan umat Tuhan di akhir zaman apabila tidak memahami kitab Wahyu. Tetapi lebih mengenaskan lagi melihat mereka yang memahaminya secara keliru, lalu berhenti belajar, berhenti menyelidiki. Sangat mengenaskan melihat mereka yang ‘mematok mati’ pengetahuan akhir zaman, jauh-jauh hari sebelum pengetahuan itu sempurna disingkapkan.

Di kalangan Protestan sendiri banyak yang mengajarkan bahwa Pengangkatan akan dilaksanakan sebelum Antikris muncul. Tentu saja ajaran yang disebut Pre-Trib ini sangat populer. Ajaran ini paling menyenangkan untuk didengar, namun tanpa disadari ajaran ini paling membahayakan jemaat. Pendeta mereka berkata: “Tidak usah pusing akhir zaman, kita tidak akan alami semua itu.”

Betapa menyedihkan! mereka secara tidak sadar, tidak mempersiapkan jemaat menghadapi krisis serius yang harus dihadapi. Mereka mengabaikan kotbah Tuhan Yesus di Bukit Zaitun di Matius pasal 24. Mengapa Alkitab mencatat peringatan berulang-ulang tentang peristiwa akhir zaman? Ada yang berdalih: itu untuk orang-orang yang akan tertinggal. Coba perhatikan baik-baik: Matius 24:21-22 “Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat (great tribulation – KJV)… tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.”

Mana yang benar: mereka, yang berkata orang-orang pilihan sudah diangkat sebelum Tribulasi, atau Tuhan Yesus, yang berkata, demi orang-orang pilihan masa kesukaran itu dipersingkat? Disini telah ditulis sangat jelas, bahwa orang-orang pilihan mengalami tribulasi. Hati-hati banyak orang mengajar tanpa benar-benar mempelajari Alkitab Firman Allah.

Kalau orang percaya tidak harus mengalami Tribulasi, mengapa ada nubuat-nubuat akhir zaman yang intinya menyingkapkan keadaan Masa Kesukaran atau Tribulasi? Hampir seluruh bagian Perjanjian Baru  memperingatkan kita tentang masa penyesatan menjelang kedatangan Kerajaaan Allah di akhir zaman. Alkitab berulang-ulang memperingatan kita segala petunjuk, bagaimana mengetahui tanda-tanda jaman, munculnya Antikris dan perintah untuk waspada terhadap penyesatan. Mengapa ini semua diabaikan? Mengapa kita harus mempelajari semua itu, kalau kita tidak akan mengalami masa Antikris? 

Rasul Paulus yang banyak menerima penyingkapan tentang akhir zaman, menegaskan tentang penyesatan dari paham Pre-Trib ini di dalam 2 Tes 2,

“Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya (gathering=pengangkatan) kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba. Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.”

Hati-hati mengajar jemaat dengan mengatakan mereka akan diangkat sebelum mengalami masa sukar. Pengajaran ini merupakan yang paling berbahaya diantara berbagai paham Pre-Mill yang lain. Jemaat seperti dinina-bobokan atau dibuat tidak siap padahal paham manapun yang dianut, ujian iman akan tetap mereka alami. Perhatikan nubuat-nubuat telah diberitakan oleh para nabi dan rasul-rasul dalam Alkitab. Tujuannya satu, mempersiapkan jemaat menghadapi krisis di akhir zaman

Waktu saya remaja saya pernah bertanya kepada seorang hamba Tuhan senior yang bijaksana. Apa yang diajarkan kepada jemaatnya tentang pengangkatan. Beliau menjawab, dalam sinodenya, ada 2 paham yang dianut. Tetapi beliau mengajarkan kepada jemaatnya harus siap kemungkinan terburuk: yaitu masuk ke masa pengujian.

Menurutnya, ketika beliau mempersiapkan jemaat menjadi kuat menghadapi segala macam tantangan, termasuk masa kesukaran akhir zaman, tidak ada ruginya. Sekalipun ternyata kemudian mereka diangkat lebih dahulu, tidak ada persoalan dengan itu. Tetapi bila sebaliknya yang beliau ajarkan, dan ternyata jemaat harus masuk ke masa ujian akhir itu, jemaatnya akan berguguran tidak berdaya menghadapi masa kesukaran yang telah dinubuatkan berabad-abad itu.

Alkitab begitu detail mempersiapkan gereja-Nya untuk menghadapi masa itu. Jangan menutup mata jemaat dari mengetahui penyingkapan Firman Allah. mari dengan teliti kita ajar jemaat mempelajari Firman Tuhan. Jangan pusing dengan patokan organisasi dan denominasi. Ini akhir zaman, jangan lagi pusing dengan soal gengsi kelompok dan wibawa organisasi, semua itu tidak lama lagi akan lenyap. Cari kebenaran sejati, pelajari pengajaran hamba-hamba Tuhan dan periksa sendiri dengan Alkitab kita. Semua demi keselamatan kita dan jemaat Tuhan secara luas.

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

18 Responses to “Kontroversi Rapture”

  1. Hot Lyrics says:

    This is a great post, I stumbled across your story while looking for downloads. Thanks for sharing, I’ll be sure to come back.

  2. Hokke S. Hartanto says:

    > Thank u f/best sharing, Jesus love u … !

  3. melki says:

    luar biasa…..suka tidak suka, mau tidak mau, & percaya atau tidak, Tuhan Yesus pasti datang untuk yg kedua kalinya…amien maranatha…

  4. John says:

    I invite everyone to Google “Famous Rapture Watchers,” “Letter from Mrs. Billy Graham,” “Pretrib Hypocrisy,” “Pretrib Rapture Secrecy,” “America’s Pretrib Rapture Traffickers” and “Pretrib Rapture Dishonesty” – all written by the author of the bestselling book “The Rapture Plot” (see Armageddon Books online). Lord bless. John

  5. Christine ASP says:

    So blessed…. May all people know and beware day by day….amen.

  6. stenly farry says:

    sorry bro….kita beda dalam hal pemahaman,…..anda coba baca tulisan saya tentang akhir zaman di notes saya di facebook,
    ada beberapa judul :
    1.akhir dunia 21 oktober 2011 & waktu kedatangan YESUS
    2.Kedatangan YESUS kedua kali- kita sedang berada pada detik2 kedatangan-NYA
    3.Berbagai pernyataan dan penglihatan tentang Pengangkatan (Rapture)

    UJILAH SEGALA SESUATU DAN PEGANGLAH APA YANG BAIK

    GBU…>

  7. Abram Thio says:

    @Stenly… tidak mengapa bro Stenly dengan perbedaan pemahaman, sesuatu yang wajar, saya telah coba lihat notes Anda di facebook. Mengenai akhir dunia itu bahkan sudah terlebih dahulu saya bahas di web ini kekeliruannya. Silakan baca http://houseofrevelation.com/?p=503

    Mengenai Hari Kedatangan Yesus, kalau Anda ingin mengetahui apa yang Alkitab singkapkan, saya persilakan Anda membaca “SECRET REVELATION” buku pertama. ( lihat di http://revhouse.com )

    Mengenai berbagai pernyataan roh dan penglihatan-penglihatan tentang Pengangkatan (Rapture), saya tidak anti, tetapi saya memilih tidak berpatokan pada hal-hal seperti itu, tetapi berpegang penuh kepada wahyu Alkitab yang sudah jelas-jelas murni adalah Firman Allah dan Kebenaran.

    Rasul Paulus juga telah memperingatkan, agar kita tidak bersandar pada ilham roh atau hal-hal lain, tetapi Firman Allah dengan jelas telah mengajarkan mengenai Kedatangan Tuhan:

    “Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba. Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah…. ” (2 Tes 2:1-4)

    Demikian bro Stenly, kiranya Roh Kristus terus menuntun Anda.

    GBU juga bro… 🙂

  8. acimz says:

    Yesus mengajar bahwa ” Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman- Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu” (Yoh. 15:20). Seorang pengikut akan mengikuti contoh/teladan pemimpin-Nya. Dia juga mengajarkan ” Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid- Ku” (Lukas 14:27).

    Konsep pengangkatan sebelum masa tribulasi adalah cuma tafsiran belaka,biasanya mrk mengambil contoh :henokh yg diangkat, Nuh yang diselamatkan, Elia dibawa naik kereta berapi..ttp sebetulnya mrk juga hrs mengalami hal yg sama,yaitu :menderita,diburu,diejek,dll yg sama dgn salib itu sendiri utk membuktikan iman percaya mrk kpd Allah walaupun mengalami hal spt itu. Soal henokh,apakah dia mengalami salib? Alkitab tdk jelas mencatat..tetapi henokh hidup bergaul karib dgn Allah selama 3,5 abad..waktu yg “sangat lama sekali” utk mempertahankan iman dan sebelum zaman nuh, semua tanah mengalami kutuk akibat dosa adam dan hawa, kejadian 5:29 29 “dan memberi nama Nuh kepadanya, katanya: ” Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh TUHAN.” Jadi tanah yg tdk menghasilkan juga merupakan masa sengsara besar sejak kejatuhan adam,sampai Allah mengadakan perjanjian pertamanya dengan Nuh ttg ada masa menabur dan ada masa menuai (berkat) Kejadian 8:21-22 “Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati- Nya: ” Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan
    22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti henti musim menabur dan menuai dingin dan panas, kemarau dan hujan siang dan malam.” Jadi teori pengangkatan “sebelum” aniaya besar adalah “isapan jempol” dan tdk Alkitabiah.
    1 tesalonika 4:15-17 “15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali- kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal
    16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahu
    lu bangkit
    17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama- sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama- lamanya bersama- sama dengan Tuhan.

    Perhatikan kata di ayat 15 mengenai “yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali- kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal” poinnya berbicara ttg kedatangan Tuhan “kedua kali” (tdk ada yg ketiga kali),mrk yg hidup tdk akan mendahului mrk yg meninggal dlm konteks “rapture”. Ayat 16 “maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit” berbicara ttg “prioritas” penjemputan adalah yg meninggal dlm Kristus terlebih dahulu. Ayat 17 baru mmengenai penjemputan yg masih hidup/tinggal. Kalau kita rapture sblm Tribulasi, lalu mrk yg tinggal di masa aniaya yg tetap setia kpd Tuhan bgm nasibnya? Krn Tuhan sdh dtg kedua kali? Ini biarlah menjadi renungan kita.

  9. acimz says:

    Ketika masa aniaya tsb,org2 yg setia kpd Tuhan pasti mengalami aniaya dan beberapa akan dibunuh(mati) wahyu 13:15 sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu “dibunuh (mati).” Lalu bgmn konsistensi ayat di 1 tesalonika 4:15 tadi mengenai yg hidup sekali2 “tidak akan mendahului” mrk yg meninggal dlm konteks pengangkatan?

  10. Abram Thio says:

    @acimz… Mengenai 1Tes 4:15 “yang hidup sekali-sekali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal” dan konsistensinya dengan Wahyu 13:15 begini….

    Pertama, kita harus mengerti bahwa 1Tes 4 sedang berbicara mengenai detik-detik pengangkatan itu sendiri, tidak menjelaskan tentang time-line atau kronologi garis waktu tahun-tahun terakhir akhir zaman. Jadi mengenai yang mati dan dibangkitkan sedang bicara mengenai kebangkitan pertama, menjelang detik-detik pengangkatan.

    Kalau kita perhatikan 1Tes 4:15 dan ayat-ayat berikutnya, sebenarnya yang dimaksud: “yang hidup tidak akan mendahului yang telah meninggal” bukan berarti yang meninggal, akan lebih dahulu diangkat. Tetapi yang meninggal akan terlebih dahulu dibangkitkan dalam tubuh baru (kita yang hidup juga pada saat yang sama akan diubahkan dalam tubuh yang baru), kemudian baru kita semua diangkat bersama-sama, tidak mendahului tetapi juga tidak didahului. Jadi hal ini sedang menjelaskan detik-detik pengangkatan itu sendiri, bukan bicara soal time-line.

    Kedua, mengenai Wahyu 13:15 dalam terjemahan baru LAI dikatakan “semua orang” yang tidak menyembah dibunuh, namun sebenarnya dalam versi KJV disebut “as many as”, ini tentu tidak berarti “semua manusia” tetapi mereka “yang didapati” tidak menyembah, itulah sebabnya Tuhan Yesus memberikan perintah kepada orang percaya untuk lari dan sembunyi (Mat 24:16-20) begitu melihat tanda-tanda kekejian didirikan di tempat kudus (Mat 24:15). Jadi tentu saja masih ada yang hidup dan dalam keadaan sehat-sehat pada waktu pengangkatan nanti.

  11. acimz says:

    @Abram: thx buat penjelasannya,saya mengerti atas kekeliruan tulisan saya mengenai rapture ini..sekali lagi thx utk penjelasan detailnya.

  12. Abram Thio says:

    @acimz…. sama2 bro.

  13. yan says:

    Sebenarnya, saya tidak menganut paham pre-tribulation, mid, ataupun yang post-tribulation. Hanya saja saya merasa agak sedikit janggal. Begini :

    Sebelum kedatangan Yesus akan terjadi sekali saja (benar?) kebangkitan dari yang mati dan kemudian naik bersama-sama dengan yang hidup seperti yang dijelaskan oleh Sdr. Abram. Pertanyaannya, jika tafsiran pre-tribulation itu benar, yakni Yesus datang sebelum masa kesusahan dan orang-orang diangkat untuk melewati masa sukar, bagaimana dengan yang tertinggal dan yang akhirnya mati martir karena mempertahankan iman? Apakah mereka dibangkitkan juga ketika Yesus datang untuk berperang? Apakah ini berarti Alkitab salah tulis, sebab itu artinya ada dua kali masa kebangkitan orang percaya.

  14. Abram Thio says:

    @Yan… Betul sekali bro, kebangkitan orang percaya hanya akan terjadi sekali, mereka yang meninggal dalam Tuhan akan dibangkitkan bersama-sama pada saat kita yang masih hidup juga diubahkan dalam tubuh baru, sekejap mata artinya dalam detik-detik yang sama. Lalu juga akan diangkat bersama-sama yaitu pada saat Anak Manusia menyatakan diri dalam kemuliaan yang besar .

    “Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
    sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa…”
    (1 Tes 4:15-17)

    “dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.” (1 Kor 15:52)

    Dan semua ini (peristiwa Anak Manusia menyatakan diri di awan2/pengangkatan) menurut Matius 24:29-30 akan terjadi setelah masa siksaan (Tribulation – KJV).

    “Segera sesudah siksaan (Tribulation) pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.” (Mat 24:29-30)

    Jadi memang Pengangkatan terjadi sekali sesudah Tribulasi atau masa sukar tetapi sebelum Murka Allah dicurahkan ke bumi (Roma 5:9)

    Ingat: Masa Sukar/Aniaya(Tribulasi) dan Murka Allah adalah dua hal yang berbeda dan terjadi di periode yang berbeda pula.

  15. Yen says:

    dashyat….!!!!! Pengajaran yang sehat dan menyadarkan dari paham yang keliru….!!

  16. Yen says:

    Sorry… Pertanyaan saya terjawab disini….!!! maklum bertanya sebelum membaca….!! hahahha

  17. Mey says:

    Brother Abram, terus terang saya bersyukur ketika dalam pencarian saya untuk mengetahui rahasia Tuhan mengenai akhir zaman kemudian menemukan situs ini.. Penjelasan anda sangat lugas tepat dan Alkitabiah, sehingga saya merasakan damai sejahtera dan ‘logika’ Alkitabiah yg sejalan..

    Hanya saya ingin share pendapan dari anda, bagaimanakah ketetapan dari antikrist supaya semua orang memakai tanda / chip pd dahi atau tangan kanannya dapat menyentuh lapisan masyarakat kelas paling bawah dan yg ada di peloksok2 desa yg masih sangat awam tehnologi… Di Indonesia banyak yang ktp aja mereka ga punya. Mungkin ini pertanyaan iseng, tapi kalau saya sedang mencoba share dengan sopir, pembantu atau OB saya tentang hal ini, agak sulit membuat mereka ‘nyambung’ dgn apa yg saya berusaha sampaikan, menurut mereka hal2 itu tdk akan menyentuh mereka, krn hanya untuk orang2 yg biasa berurusan dgn bank. Sebetulnya kendaraan apa yg akan dipakai oleh antikrist untuk menyentuh masyarakat pada lapisan ini..?

    Thanks Brother.. Gbu..

  18. dalam kalimat:”Rasul Yohanes penerima Wahyu, menegaskan tentang penyesatan dari paham Pre-Trib ini di dalam 2 Tes 2,…” perlu diluruskan karena jika bukan salah ketik mungkin kealpaan dari penulis karena surat 2 Tes 2 tersebut ditulis bukan oleh Rasul Yohanes melainkan Rasul Paulus, tetapi sharingnya memberi pengertian untuk menangkap pengajaran alkitab dengan benar, bravo! Maju trus dalam pelayanan sampai garis akhir…

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.