Category : Bible Secrets

 

Tahun 2017 adalah Tahun yang luar biasa penting secara propetik, karena tahun ini terjadi kegenapan dari tanda-tanda langit dalam kitab Yoel yang belum terungkap selama ini. Tahun ini kita akan mengerti pesan-pesan profetik dari kitab Yoel secara lebih lengkap. Inilah waktunya gereja-Nya memahami lebih terang mengenai nubuat “Blood Moon” di Yoel Pasal 2 yang masih menjadi misteri sampai hari ini dan menyadari perbedaannya dengan nubuat “Black Moon” pada Yoel Pasal 3. Inilah momentum terakhir dimana umat Tuhan harus mengerti bahwa ‘Bulan Darah’ 2015 hanya peringatan dini, dan harus bersiap untuk apa yang akan datang pada tahun ini.

PESAN PROPETIK YOEL

Menjelang Tahun 2014-2015, orang ramai membicarakan fenomena ‘Bulan Darah’ yang terjadi berurutan sampai empat kali dalam dua tahun itu. Kebanyakan pengkotbah mengkaitkan peristiwa ‘Bulan Darah’ Tahun 2014-2015 dengan nubuat Yoel 2:31.

“Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.”
(Yoel 2:31 )

Tanda langit itu benar-benar terjadi, dalam dua tahun itu terjadi peristiwa Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan Darah secara berturut-turut. Dan tanda ‘Bulan Darah’ itu telah berhasil menjadi sangkakala yang membangunkan begitu banyak jemaat yang tertidur. Namun sayangnya kebanyakan kita salah mengerti, dan menyangka Hari Tuhan akan langsung terjadi setelah tanda alam tersebut. Maka ketika tanda alam itu lewat dan orang tidak melihat apa yang mereka bayangkan, mereka kemudian mengabaikannya.

Sayang sekali para pengkotbah juga ikut berhenti membicarakan nubuat Yoel. Padahal nubuat Yoel sesungguhnya tidak hanya sampai pada ‘Matahari Gelap dan Bulan Darah’ (pasal 2), tetapi ada satu pasal lagi yang juga menubuatkan tanda langit yang lain. Pasal tiga Yoel menyebutkan tanda langit ‘Matahari Gelap dan Bulan Gelap’.

“Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari TUHAN di lembah penentuan! Matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya.” ( Yoel 3:14-15 )

Banyak di antara kita menganggap bahwa Yoel 3:15 ini sama dengan Yoel 2:31, disinilah kita sebelumnya gagal untuk memahami. Ternyata kedua ayat ini bukan repetisi, tetapi dua ayat berbeda yang menubuatkan dua peristiwa yang berbeda pula. Perhatikan perbedaan nubuat ‘Bulan Darah’ di Yoel 2 dan ‘Bulan Gelap’ di Yoel 3 ini.

Di Yoel 2, disebutkan bahwa Bulan akan menjadi darah maksudnya menjadi merah seperti darah (Wah 6:12), dan disebutkan hal ini akan terjadi ‘sebelum’ Hari Tuhan. Sementara di Yoel 3 Bulan menjadi gelap atau menjadi hitam atau tak bercahaya (Mat 24:29), dan tidak ditemukan kata ‘sebelum’. Artinya tanda ‘Bulan Gelap’ akan terjadi pada momentum Hari Tuhan itu sendiri.

Jadi pesan propetik Yoel terdiri dari dua tanda langit yang berbeda. Yang pertama tanda ‘Matahari Gelap dan Bulan Darah’, yang telah digenapi di 2014-2015. Ini merupakan tanda peringatan dini (“early warning”). Dan ada tanda kedua yang harus kita perhatikan, yaitu tanda ‘Matahari Gelap Bulan Gelap’ yang merupakan tanda semakin mendekatnya Hari Tuhan.

Belajar dari waktu-waktu yang lalu, kita harus lebih teliti dan memperhatikan baik-baik, bahwa yang dimaksud dengan Hari Tuhan disini tidak hanya peristiwa Pengangkatan, tetapi ada beberapa peristiwa. Kalau kita baca di Yoel 3, justru yang disebut pertama adalah terjadinya peristiwa Pengepungan Yerusalem yang memang harus terjadi menjelang Kedatangan Tuhan. Dikatakan di Yoel 3:14: “Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan!” ini adalah nubuat datangnya banyak orang ke Lembah Yosafat untuk mengepung kota Yerusalem. Lembah Penentuan yang dimaksud di ayat ini, dalam Alkitab KJV disebut “valley of decission” ini istilah propetik untuk lembah Yosafat, lembah di sebelah timur kota Yerusalem. (Yosafat artinya ‘Yehovah Menghakimi’).

Pengepungan Yerusalem inilah yang disebut Waktu Kesusahan bagi Yakub ( Yer 30:7 ) atau yang selama ini kita kenal dengan istilah Kesusahan Besar (“Great Tribulation” – Matt 24:21 KJV).

Perhatikan jangan rancu: “Great Tribulation” bukan Masa Tujuh Bencana atau Murka Allah yang terjadi setelah “Rapture”. Sebelum peristiwa Pengangkatan akan terjadi terlebih dahulu Tribulasi Besar bagi warga kota Yerusalem dan wilayah Yudea. Hal ini sangat jelas disampaikan Tuhan Yesus di Matius 24 bahwa “Great Tribulation” terjadi lebih dahulu baru kemudian akan muncul tanda Anak Manusia di langit.

“ Segera sesudah siksaan (“immediately after the tribulation” – KJV) pada hari-hari itu matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya, dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit…” ( Matius 24:29-30 )

Di ayat ini Tuhan Yesus mengkonfirmasi bahwa, segera atau hampir bersamaan dengan saat Kesusahan Besar itu, akan terjadi tanda ‘Matahari Gelap dan Bulan Tidak Bercahaya’ atau Bulan menjadi gelap. Perhatikan ini tanda yang sama dengan tanda langit ‘Bulan Gelap’ di Yoel 3, dan ini bukan tanda ‘Bulan Darah’ (Yoel 2).

Sekarang menjadi jelas, bahwa peristiwa Pengangkatan yang disebut di Matius 24:30-31, terjadi setelah tanda ‘Bulan Gelap’ (Yoel 3) bukan setelah ‘Bulan Darah’ (Yoel 2).

“BLACK MOON”

Pada Buletin PAZ 2015 kita sudah memahami bahwa yang dimaksud tanda ‘Matahari Gelap’ dan ‘Bulan Darah’ adalah Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan Merah yang terjadi berurut-urut selama 2014-2015. Lalu apa yang dimaksud dengan tanda ‘Bulan Gelap’ ?

Ternyata dalam ilmu Astronomi ada dikenal istilah “Black Moon” atau Bulan Hitam. Hampir setiap bulan dalam Kalendar Masehi ada saat dimana bulan mencapai fase gelap yaitu sebelum bulan sabit muncul, ini hal umum yang terjadi setiap bulannya. Namun karena rotasi bulan mengelilingi bumi di zaman ini telah mencapai 29 hari lebih sedikit, ada kalanya bulan mengalami dua kali fase gelap dalam satu bulan kalender. Pada saat bulan mencapai fase gelap yang kedua itulah bulan disebut sebagai “Black Moon” artinya Bulan Hitam atau Bulan Gelap.

Istilah “Black Moon” juga dipakai pada fase bulan gelap yang lebih langka. Bila dalam satu musim terjadi empat kali fase bulan gelap. Dalam satu musim yang terdiri dari tiga bulan kalender, normalnya hanya terjadi tiga kali bulan gelap. Dan ketika muncul bulan gelap sampai empat kali, para astronom menyebut bulan gelap yang ketiga juga sebagai “Black Moon”. Pada Tanggal 21 Agustus 2017 yang akan datang, akan muncul “Black Moon” tipe ini. Tetapi “Black Moon” kali ini akan sangat istimewa, karena Bulan Gelap ini akan dapat dilihat oleh seluruh dunia karena sekaligus akan menyebabkan Gerhana Matahari Total yang spektakuler.

Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan terjadi pada Tahun 2017 tepatnya tanggal 21 Agustus sangat spektakuler hingga orang menyebutnya “The Great American Eclipse”. Gerhana Matahari ini disebut demikian karena bayang-bayang gerhana kali ini akan membuat lintasan memanjang sempurna membelah benua Amerika, khususnya negara adidaya Amerika Serikat. Benar-benar sempurna dari pantai timur AS di samudera Atlantik, sampai pantai barat AS di samudera Pasifik. Menjadi sempurna lagi karena Bulan yang menutupi GMT kali ini adalah Bulan Hitam atau “Black Moon”.

Majalah Sekular Inggris “The Sun” menerbitkan artikel mengenai “Black Moon” yang akan terjadi Agustus Tahun ini. Mereka menulis bahwa “Black Moon” 2017 akan menyebabkan Gerhana Matahari Total yang disebut “The Great American Eclipse“, dan menyebutnya sebagai Fenomena Ilmu pengetahuan dan Peristiwa Astrologis yang langka. Majalah ini juga menjelaskan bahwa “Black Moon” ini merupakan event special bagi mereka yang melakukan ilmu hitam dan sihir.  (link: https://www.thesun.co.uk/news/1869462/black-moon-2017/ )

Inilah tanda langit yang disebut Yoel 3:15 dan Matius 24:29, “Matahari menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya”. Misteri “Blood Moon” di 2015 menjadi jelas di 2017 ini, dan peristiwa “Black Moon” di bulan Agustus 2017 akan menjawab pertanyaan berabad-abad.

KEGELAPAN ATAS BANGSA-BANGSA

Apa arti semua ini bagi bangsa Israel? Selama ini para rabbi Yahudi menganggap Gerhana Matahari sebagai tanda peringatan bencana bagi bangsa-bangsa lain (“bad omen for gentile”), sementara Gerhana Bulan mereka anggap sebagai tanda bencana bagi bangsa Yahudi. Tetapi Alkitab justru menunjukkan tanda Gerhana Matahari adalah tanda perkabungan untuk bangsa Israel.

“ “Pada hari itu akan terjadi,” demikianlah firman Tuhan ALLAH, “Aku akan membuat matahari terbenam di siang hari dan membuat bumi gelap pada hari cerah. Aku akan mengubah perayaan-perayaanmu menjadi perkabungan, dan segala nyanyianmu menjadi ratapan… ” ” (Amos 8:9-10)

Nabi Yeremia lebih jelas lagi menyatakan bahwa Gerhana Matahari akan menjadi tanda momentum Penampian bagi bangsa Israel di kota-kota mereka, karena mereka tidak mau bertobat dari dosa-dosa dan pelanggaran mereka.

“Aku menampi mereka dengan tampi di kota-kota negeri; Aku membuat umat-Ku kehilangan anak dan membinasakan mereka, karena mereka tidak berbalik dari tingkah langkah mereka… baginya matahari sudah terbenam selagi hari siang, ia menjadi malu dan tersipu-sipu. Sisa mereka akan Kuserahkan kepada pedang di depan musuh-musuh mereka, demikianlah firman TUHAN.”  (Yeremia 15:7-9)

Mungkin ada orang yang berpikir bahwa Gerhana Matahari 2017 merupakan tanda bencana bagi bangsa-bangsa lain, sebab melihat Gerhana itu melintas di tempat lain bukan di tanah Israel. Bayangan Gerhana Matahari 2017 memang melintas di wilayah Amerika Serikat. Dan memang artinya secara spiritual ‘kegelapan menutupi bangsa-bangsa’, tetapi justru ketika bangsa-bangsa berada dalam kegelapan seperti pada zaman Hitler misalnya, orang-orang Yahudi mengalami masa yang paling buruk dalam sejarah Eropa. “Black Moon” ini tanda buruk (“bad omen”) bagi bangsa Israel.

Sepertinya suatu keputusan yang penting akan diambil di daratan Amerika Serikat. Mungkin di markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di kota New York, mengingat bangsa-bangsa telah mentargetkan tahun 2017 ini sebagai tahun pengakhiran ‘pendudukan’ Israel atas tanah Yudea-Samaria yang disebut mereka dengan istilah Tepi Barat (“West Bank”) dan dianggap sebagai tanah wilayah Palestina. (Baca: “Bayang-Bayang 2017 Mengancam Yudea-Samaria”)

TERJADI DI BULAN TRAGEDI BANGSA ISRAEL

Lebih jauh “Black Moon” 2017 ini terjadi pada bulan “Av” (bulan kelima Yahudi) yang adalah bulan tragedi bagi bangsa Israel. Sejarah mencatat banyak tragedi atas orang-orang Yahudi terjadi di bulan “Av” ini. Bulan “Av” menjadi bulan tragedi bagi bangsa Israel karena kedegilan bangsa ini.

Alkitab menceritakan pada bulan “Av” bangsa Israel yang baru saja dilepaskan dari perbudakan di Mesir menanggis minta kembali ke Mesir karena ulah sepuluh pengintai yang menyebarkan kabar busuk ( Bil 13:32 ). Bangsa itu bersungut-sungut dan berkata bahwa Tuhan ingin mereka tewas oleh pedang di padang gurun ( Bil 14:3 ). Pada saat itulah Tuhan murka dan bersumpah akan melaksanakan sesuai perkataan jahat mereka tentang Tuhan dan menghabiskan orang-orang yang hatinya jahat.

“ Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN, bahwasanya seperti yang kamu katakan di hadapan-Ku, demikianlah akan Kulakukan kepadamu.” (Bilangan 13:28)

Alkitab mencatat bahwa Bait Suci Pertama dihancurkan oleh Nebukadnezar pada tanggal 7 bulan “Av” (Tahun 586 SM). Sejarah juga mencatat bahwa Bait Suci Kedua dihancurkan Jenderal Titus pada bulan “Av” tepatnya tanggal 9 bulan “Av” Tahun 70 M.

Selanjutnya daftar panjang tragedi atas bangsa Yahudi sejak abad permulaan sampai abad 20 cenderung terjadi di bulan “Av”. Berikut sebagian saja dari rentetan panjang sejarah gelap bangsa ini.

Jatuhnya “Betar” benteng pemberontakan Bar Kokhba kepada tentara Romawi dan ratusan desa Yahudi dihancurkan pada 9 “Av” 135 M. Bangsa Arab mengambil alih wilayah Israel dari Kekaisaran Byzantin pada 14 “Av” 636 M.

Kerusuhan anti Yahudi di Arnstadt – Jerman Tahun 1264 dan Breslau – Polandia Tahun 1360 sama-sama terjadi pada tanggal 11 “Av”. Pengusiran warga Yahudi dari Inggris oleh Raja Edward I terjadi pada 9 “Av” 1290 M. Pengusiran warga Yahudi di Spanyol oleh Raja Ferdinand dan Ratu Isabella pada 7 “Av” 1492 M. Di Berlin – Jerman 38 orang Yahudi dibakar hidup-hidup pada Tahun 1510 M terjadi pada tanggal 12 “Av”. Kerusuhan anti Yahudi di Zola-Egerszeg – Hongaria Tahun 1883 M, terjadi pada tanggal 20 “Av”.

Berbagai tragedi terkenal di abad 20 juga banyak terjadi di bulan “Av”. Pembantaian etnis Yahudi (Pogrom) di Zhitomir – Rusia Tahun 1905 terjadi pada tanggal 23 “Av”. Kerusuhan Tahun 1929 serangan warga Arab terhadap warga Yahudi di sepenjuru wilayah Israel terjadi pada 17 “Av”. Jenderal Nazi Hermann Goering secara resmi memerintahkan perencanaan dan peluncuran kebijakan Nazi untuk eksekusi massal orang-orang Yahudi, pada 7 “Av” 1941. Pengiriman pertama 10,000 orang Yahudi dari Borislav gettho (Ukraina) ke Kamp Konsentrasi di Beslen – Jerman (deportasi masal pertama orang-orang Yahudi untuk dibantai di kamar-kamar gas di Beslen) terjadi pada tanggal 26 bulan “Av” tahun 1942. Pendek kata bulan “Av” adalah bulan Tribulation bagi bangsa Yahudi.

TANDA-TANDA TERAKHIR

Kita tidak tahu pasti apa yang akan terjadi pada saat “Black Moon” melintasi benua Amerika pada tanggal 21 Agustus Tahun 2017 nanti. Namun yang harus kita sadari hal ini merupakan sebuah tanda propetik besar yang harus dicermati baik-baik oleh umat Tuhan di seluruh dunia, bahwa ini adalah salah satu tanda terakhir dari Kedatangan Tuhan yang sungguh sudah sangat dekat.

Injil Lukas menyampaikan bahwa akan ada tanda-tanda pada benda-benda langit mulai dari Matahari dan Bulan, kemudian bintang-bintang.

“Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut..” ( Lukas 21:25 )

Dua kali tanda pada Matahari dan Bulan telah terjadi yaitu “Blood Moon” pada 2014 – 2015 dan “Black Moon” pada Agustus Tahun 2017 ini. Kemudian akan terjadi juga dua kali tanda pada bintang-bintang yang keduanya terjadi juga pada tahun ini. (Tunggu artikel selanjutnya: “Terungkapnya Wahyu 12…

Jika semua hasil pengamatan ini benar, maka Lukas 21:25 itu akan genap tahun ini. Dan bangsa-bangsa di bumi akan gempar, sebab bintang-bintang akan berjatuhan ke bumi dan orang-orang fasik akan mati ketakutan berhubung dengan bencana yang akan menimpa mereka (ay 26). Dan itulah tanda terakhir sebelum Kemunculan Anak Manusia dengan segala Kekuasaan dan Kemuliaan-Nya (ay 27). Dan Firman Tuhan berkata selanjutnya…

“Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.” ( Lukas 21:28 )

Kapan Seharusnya Paskah 2016?

Passover of Christ

Passover of Christ

Tahun 2016, merupakan tahun yang unik karena tahun ini kita umat Kristen merayakan Paskah di bulan Maret, sedangkan orang Yahudi merayakan Pesach (Paskah Yahudi) di bulan April. Sebulan bedanya mengapa begitu jauh?

Read More…

MEMAHAMI MISTERI KERAJAAN ALLAH

Tulisan ini merupakan artikel pertama dari empat artikel spesial yang diterbitkan House of Revelation pada hari yang istimewa ini. Yaitu hari pertama dari Milenium Ketujuh yang ditandai dengan selesainya Gerhana Matahari Total Tanggal 20 Maret 2015. Perhatikan, empat artikel ini telah dipersiapkan untuk menyingkapkan Rahasia Hari Kedatangan Tuhan, kita tidak akan menyembunyikan lagi, karena waktunya sudah tiba untuk menyngkapkannya. Diharap semua rekan pembaca menyimak sampai selesai seluruh rangkaian artikel yang disampaikan, tanpa terburu-buru mencela atau menghakimi. Rangkaian artikel yang dimaksud adalah :

Berusahalah untuk memahami wahyu Tuhan Yesus yang telah termeterai berabad-abad, dan yang kini meterainya telah dibuka oleh Tuhan kita (Wah 6). Tujuan tulisan ini adalah menyingkapkan Firman Tuhan bagi mereka yang dituju oleh Kasih Karunia Kristus. Tidak ditujukan kepada mereka yang menolak kasih karunia-Nya, silahkan lanjutkan membaca atau berhenti disini.

 

 
Misteri Waktu Tuhan disingkapkan bagi Gereja-Nya di akhir zaman.

 

“Tetapi ia menjawab: “Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman.” Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.” (Daniel 12:9-10)

Bila diperhatikan secara menyeluruh, Alkitab sebenarnya mengangkat suatu topik utama yaitu Kerajaan Allah di bumi. Adalah suatu kenyataan bahwa hal ini merupakan topik utama dari ajaran yang coba diungkapkan oleh Yesus pada kedatangan yang pertama. Dari keempat Injil dapat dilihat, betapa topik Kerajaan Allah merupakan fokus terpenting dari ajaran Yesus Kristus.

Read More…

Tulisan ini merupakan artikel kedua dari empat artikel spesial yang diterbitkan House of Revelation pada hari yang istimewa ini. Yaitu hari pertama dari Milenium Ketujuh yang ditandai dengan selesainya Gerhana Matahari Total Tanggal 20 Maret 2015. Perhatikan, empat artikel ini telah dipersiapkan untuk menyingkapkan Rahasia Hari Kedatangan Tuhan, kita tidak akan menyembunyikan lagi, karena waktunya sudah tiba untuk menyngkapkannya. Diharap semua rekan pembaca menyimak sampai selesai seluruh rangkaian artikel yang disampaikan, tanpa terburu-buru mencela atau menghakimi. Rangkaian artikel yang dimaksud adalah :

MEMAHAMI MISTERI KERAJAAN ALLAH
GERHANA 20 MARET 2015 & KALENDER SANG PENCIPTA
AGENDA TUHAN DALAM KITAB IMAMAT
MEMAHAMI KAIROS (WAKTU TUHAN)

Berusahalah untuk memahami wahyu Tuhan Yesus yang telah termeterai berabad-abad, dan yang kini meterainya telah dibuka oleh Tuhan kita (Wah 6). Tujuan tulisan ini adalah menyingkapkan Firman Tuhan bagi mereka yang dituju oleh Kasih Karunia Kristus. Tidak ditujukan kepada mereka yang menolak kasih karunia-Nya, silahkan lanjutkan membaca atau berhenti disini.

 


Banyak orang percaya salah mengerti mengenai Waktu Tuhan atau “Kairos” sebagai sesuatu yang tabu untuk dipelajari. Orang-orang yang mempelajari Waktu Tuhan sering dianggap melakukan hal yang sia-sia bahkan dianggap bidat sesat. Anggapan “Waktu Tuhan adalah Rahasia Ilahi yang tidak mungkin dipahami manusia” menjadi semacam doktrin mematikan.

Ini salah satu keyakinan yang keliru yang menghalangi gereja-Nya memahami Agenda Tuhan yang sebenarnya telah diupayakan untuk disingkapkan di dalam Alkitab. Baca artikel “Memahami Misteri Kerajaan Allah” untuk mengetahui bahwa Tuhan sebenarnya ingin kita memahami rahasia-Nya, namun kita banyak yang salah mengerti.

Read More…

Tulisan ini merupakan artikel Ketiga dari empat artikel spesial yang diterbitkan House of Revelation pada hari yang istimewa, yaitu hari terakhir dari Milenium Keenam yang ditandai dengan Gerhana Matahari Total Tanggal 20 Maret 2015. Perhatikan, empat artikel ini telah dipersiapkan untuk menyingkapkan Rahasia Hari Kedatangan Tuhan, kita tidak akan menyembunyikan lagi, karena sudah tiba waktunya untuk menyngkapkannya. Diharap semua rekan pembaca menyimak sampai selesai seluruh rangkaian artikel yang disampaikan, tanpa terburu-buru mencela atau menghakimi. Rangkaian artikel yang dimaksud adalah :

MEMAHAMI MISTERI KERAJAAN ALLAH
GERHANA 20 MARET 2015 & KALENDER SANG PENCIPTA
AGENDA TUHAN DALAM KITAB IMAMAT
MEMAHAMI KAIROS (WAKTU TUHAN)

Berusahalah untuk memahami wahyu Tuhan Yesus yang telah termeterai berabad-abad, dan yang kini meterainya telah dibuka oleh Tuhan kita (Wah 6). Tujuan tulisan ini adalah menyingkapkan Firman Tuhan bagi mereka yang dituju oleh Kasih Karunia Kristus. Tidak ditujukan kepada mereka yang menolak kasih karunia-Nya, silahkan lanjutkan membaca atau berhenti disini.

 

 

Di kitab Imamat kita menemukan bahwa TUHAN menetapkan peristiwa-peristiwa mana yang harus selalu diingat oleh bangsa Israel turun-temurun, dan peristiwa-peristiwa itu wajib diperingati dalam mekanisme perayaan hari-hari raya tahunan yang waktunya tetap tidak boleh diubah-ubah sepanjang masa.

“Inilah hari-hari raya yang ditetapkan TUHAN, hari-hari pertemuan kudus, yang harus kamu maklumkan masing-masing pada waktunya yang tetap.” (Imamat 23:4)

Bila kita memperhatikan perintah ini terlihat sesuatu yang tidak biasa. Kita mengenal TUHAN bukanlah ilah agamawi dan suka kita memelihara hari-hari tertentu, tetapi mengapa Ia memerintahkan kepada bangsa Israel untuk memperingati hari-hari yang tetap, mengapa tidak cukup mementingkan makna peringatannya saja? Tentu TUHAN punya suatu alasan yang penting dibanding sekedar mensakralkan suatu hari tertentu semata.

Read More…

Tulisan ini merupakan artikel terakhir dari empat artikel spesial yang diterbitkan House of Revelation pada hari yang istimewa ini. Yaitu pada hari pertama dari Milenium Ketujuh yang ditandai selesainya Gerhana Matahari Total Tanggal 20 Maret 2015. Perhatikan, empat artikel ini telah dipersiapkan untuk menyingkapkan Rahasia Hari Kedatangan Tuhan, kita tidak akan merahasiakannya lagi, karena kini waktunya sudah tiba untuk menyingkapkan. Diharap semua rekan pembaca menyimak dahulu artikel sebelumnya sampai selesai baru kemudian membaca artikel ini. Rangkaian artikel yang dimaksud adalah :

Berusahalah untuk memahami wahyu Tuhan Yesus yang telah termeterai berabad-abad, dan yang kini meterainya telah dibuka oleh Tuhan kita (Wahyu 6). Tujuan tulisan ini adalah menyingkapkan Firman Tuhan bagi mereka yang dituju oleh Kasih Karunia Kristus. Tidak ditujukan kepada mereka yang menolak kasih karunia-Nya, silahkan lanjutkan membaca atau berhenti disini.

 

 

Di bagian ini kita akan lebih mengerti bahwa TUHAN menghendaki kita umat-Nya memahami detail rencana-Nya termasuk waktu-waktu yang telah ditetapkan dalam Agenda Tuhan untuk segala sesuatu.

Ada tiga prinsip yang kita akan pahami setelah kita mempelajari rahasia waktu TUHAN dalam Alkitab lebih dalam. Pertama kita akan mengerti bahwa TUHAN bekerja dengan rencana-rencana yang cermat, tidak acak. TUHAN telah merencanakan segala sesuatu dengan agenda dan ketetapan waktu yang cermat. Pengkotbah mengatakan bahwa untuk segala sesuatu ada waktunya, artinya segala sesuatu telah direncanakan waktunya secara tepat.

“Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.” (Pkh 3:1)

Read More…

 

WhySoCrucial400

 

I.   Anda Tidak Tahu Apakah Anda sedang Hidup di Hari-Hari Terakhir

Banyak orang tidak yakin apakah hari-hari ini adalah hari-hari akhir, tetapi orang juga tidak dapat memastikan bahwa mereka tidak sedang hidup di hari-hari terakhir. Hampir semua setuju kalau dikatakan tidak ada orang yang tahu kapan hari-hari terakhir itu, artinya bisa saja kita sedang hidup di hari-hari yang sedang berakhir. Alkitab mencatat ketika orang mengatakan semuanya damai dan aman, tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan (1Tes 5:3). Itu sebabnya pengajaran yang benar tentang wahyu begitu penting untuk semua orang terutama untuk orang percaya.

Mungkin ada yang berkata: “tidak ada bedanya, sekalipun mempelajari Alkitab orang tidak akan tahu kapan itu hari-hari terakhir.” Pendapat itu keliru dan orang yang berpendapat seperti itu tidak pernah membaca Alkitab dengan benar. Banyak orang Kristen juga berkata bahwa tidak akan ada seorangpun yang tahu waktu Tuhan, dan mengajar bahwa Kedatangan Tuhan seperti pencuri termasuk bagi orang-orang percaya. Padahal Alkitab tidak mengajarkan demikian. Alkitab mengajarkan, Tuhan akan datang seperti pencuri bagi orang yang masih dalam kegelapan, tetapi bagi kita “anak-anak Terang”, hari itu tidak akan tiba seperti pencuri.

“Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.” (1Tes 5:4-5)

Mungkin Anda terkejut dengan hal ini, tetapi itulah yang Alkitab ajarkan, jadi hari itu tidak akan datang bagi kita secara tiba-tiba, artinya kita akan mengetahui dan kita akan dapat berjaga-jaga. Siapakah yang akan mengetahui hari Tuhan? Ayat di atas berkata “anak-anak Terang”. Ingatlah bahwa Alkitab Firman Tuhan adalah pelita bagi kaki kita dan terang bagi jalan kita, “anak-anak Terang” adalah mereka yang bertekun mempelajari dan mengasihi Firman-Nya, mereka akan menjadi orang yang “terang” mata rohaninya. Merekalah orang-orang yang akan mengetahui waktu Kedatangan-Nya dan dapat berjaga-jaga dengan baik.

II.   Banyak Yang Salah Mengerti (Termasuk karena Ajaran-Ajaran Palsu)

Read More…

Peran IRAN di Akhir Zaman

President Iran Mahmoud Ahmadinejad

President Iran Mahmoud Ahmadinejad

 

Kawasan Teluk tegang, dan Barat marah besar demikian harian Kompas 10 Februari 2010 melaporkan.

Televisi Pemerintah Iran ‘Al Alam’ mengungkapkan bahwa mulai Selasa 9 Feb 2010 Iran akan lakukan pengayaan uranium di reaktor Nuklir Natanz – Iran Tengah.

Iran berencana membangun 10 Fasilitas reaktor untuk melakukan pengayaan uranium sendiri. Selain itu Iran juga menyatakan siap membangun sistem pertahanan udara sekuat milik Rusia.

Pernyataan Teheran itu langsung mendapat kecaman keras dari negara2 Barat, dan meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.

Alkitab menubuatkan bahwa peran Iran atau Elam akan sangat penting pada akhir zaman. Iran atau yang dikenal sebagai Persia atau Elam dalam Alkitab, termasuk bangsa-bangsa dari sebelah ‘Timur’ sungai Eufrat yang disebutkan dalam Wahyu 16:12.

Yesaya 22:6&7 berkata, “Elam telah memasang tabung panah, Aram datang dengan pasukan berkereta dan berkuda, dan Kir membuka sarung perisai. Maka lembah-lembahmu yang paling indah penuh dengan kereta, dan pasukan berkuda berbaris di hadapan pintu gerbang.”

Ayat diatas menubuatkan pada akhir zaman mereka akan mengepung Yerusalem yang tidak berdaya lagi seusai Armagedon. Elam(Iran) dan Aram(Syria) memang akan terlibat dalam Armagedon. Perannya akan terus naik tidak dapat dihindari, karena sudah dinubuatkan demikian. Dan kalau kita mendengar Iran tengah mempersenjatai diri, kita mengetahui waktunya telah sangat dekat. Sebab itu kita mesti sungguh-sungguh sadar dan tidak terus tertidur.

Lukas 21:36 berkata: “Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.”

Salah satu topik akhir zaman yang sering dibicarakan adalah Pembangunan kembali Bait Suci Yahudi yang Ketiga.

Dulu kita menyangka, Alkitab menubuatkan Antichrist akan duduk di Bait Suci Yahudi di akhir zaman, hal ini berkaitan dengan pengertian yang keliru soal nubuat di 2Tesalonika 2:4. Banyak di antara kita kemudian menyangka bahwa Bait Suci Yahudi pasti akan dibangun kembali, dan kita kemudian berkesimpulan sebelum Bait Suci Ketiga berdiri Kedatangan Tuhan masihlah jauh. Ternayata ini pengertian yang keliru.

Bait Suci Pertama yang dibangun Salomo telah dihancurkan Nebukadnezar. Sedangkan Bait Suci Kedua juga telah dihancurkan tentara Roma dibawah Jenderal Titus Tahun 70 Masehi. Sementara itu di lokasi tempat Bait Suci semula berdiri telah berdiri Masjid Al Aqsa dan Dome of Rock yang merupakan salah satu tempat tersuci umat Islam.  Akankah Bait Suci ini nanti dibangun kembali?

Memang sebagian umat Israel tengah berupaya menyiapkan pembangunan Bait Suci ini secara serius. Salah satu institusi yang turut aktif mempersiapkan hal ini adalah Aish HaTorah. Baru-baru ini lembaga ini telah membuat sebuah Model Bait Suci dan meletakkannya di sebuah Yeshiva(Seminari Yahudi) milik mereka dekat lokasi Bukit Bait Suci/Temple Mount, di kota tua Yerusalem.

Model-Bait-Suci-Ketiga-houseofrevelation-com-L

Model Bait Suci ini, dibangun dengan skala 1:60, dibangun oleh Michael Osanis untuk Aish HaTorah di kota tua Yerusalem, dan ditampilkan di atap museum yang baru, dan berlatar belakang pemandangan Temple Mount.

“Kami berharap bahwa dengan melihat model Bait Suci ini, dengan perspektif lokasi sebenarnya di latar belakang, akan memberi orang rasa inspirasi, bahwa orang-orang akan diterima ketika mereka memasuki Bait Suci sejati yang berdiri di sini selama hampir 1.000 tahun,” kata Efraim Shore dari Yashiva Aish HaTorah.

Bangsa Yahudi berkeinginan mewujudkan kerinduan mereka, yaitu mendirikan Bait Suci Ketiga, tentunya di atas lokasi semula. Namun seandainya benar-benar melaksanakan niat itu, kita tahu bahwa mereka hanya akan mendirikan bangunan bagian dalam, tanpa halamannya, sesuai nubuat dalam kitab Wahyu pasal 11.

“…Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Tetapi keualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain…” (Wah 11:1-2)

Tepat seperti nubuat ini, di wilayah, yang diyakini sebagai tempat yang tepat untuk membangun Bait Suci ketiga, sekarang ini memang telah berdiri Mesjid Al Aqsa yang merupakan salah satu tempat tersuci umat Islam. Tentu bila pembangunan ini dilaksanakan akan menimbulkan ketegangan di wilayah tersebut. Dan tidak kecil kemungkinan memicu konflik yang serius. Hal ini juga merupakan bagian dari apa yang dinubuatkan Matius 24:21-22

” Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat (Great-Tribulation – KJV) seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat. ”

Artinya kita mungkin akan melihat usaha pembangunan Bait Suci itu dimulai, namun belum tentu gereja Tuhan akan menyaksikan berdirinya. Ketika upaya pembangunan Bait Suci dilakukan akan terjadi apa yang disebut Great Tribulation di Yudea dan Yerusalem. Dan kita mesti siap sedia, sebab segera bangsa Israel memasuki masa penderitaan (Great Tribulasi), Tuhan Yesus akan datang (“waktu-Nya dipersingkat”).

Jadi kita mesti benar-benar sadar, bahwa ketika kita melihat nubuat ini digenapi, kita harus sudah siap. Oleh sebab itulah dikatakan kita harus berjaga-jaga senantiasa, supaya ketika semua ini terjadi, kita jangan tidak menyadarinya.

Kontroversi Rapture

 Pre-Trib Rapture is not biblical

Saat ini banyak macam paham mengenai Pengangkatan atau Rapture. Dari mulai yang menganggap pengangkatan itu tidak ada, sampai yang menganggap pengangkatan terjadi bahkan sebelum Antichrist muncul.  

Memang mengenaskan keadaan umat Tuhan di akhir zaman apabila tidak memahami kitab Wahyu. Tetapi lebih mengenaskan lagi melihat mereka yang memahaminya secara keliru, lalu berhenti belajar, berhenti menyelidiki. Sangat mengenaskan melihat mereka yang ‘mematok mati’ pengetahuan akhir zaman, jauh-jauh hari sebelum pengetahuan itu sempurna disingkapkan.

Di kalangan Protestan sendiri banyak yang mengajarkan bahwa Pengangkatan akan dilaksanakan sebelum Antikris muncul. Tentu saja ajaran yang disebut Pre-Trib ini sangat populer. Ajaran ini paling menyenangkan untuk didengar, namun tanpa disadari ajaran ini paling membahayakan jemaat. Pendeta mereka berkata: “Tidak usah pusing akhir zaman, kita tidak akan alami semua itu.”

Betapa menyedihkan! mereka secara tidak sadar, tidak mempersiapkan jemaat menghadapi krisis serius yang harus dihadapi. Mereka mengabaikan kotbah Tuhan Yesus di Bukit Zaitun di Matius pasal 24. Mengapa Alkitab mencatat peringatan berulang-ulang tentang peristiwa akhir zaman? Ada yang berdalih: itu untuk orang-orang yang akan tertinggal. Coba perhatikan baik-baik: Matius 24:21-22 “Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat (great tribulation – KJV)… tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.”

Mana yang benar: mereka, yang berkata orang-orang pilihan sudah diangkat sebelum Tribulasi, atau Tuhan Yesus, yang berkata, demi orang-orang pilihan masa kesukaran itu dipersingkat? Disini telah ditulis sangat jelas, bahwa orang-orang pilihan mengalami tribulasi. Hati-hati banyak orang mengajar tanpa benar-benar mempelajari Alkitab Firman Allah.

Kalau orang percaya tidak harus mengalami Tribulasi, mengapa ada nubuat-nubuat akhir zaman yang intinya menyingkapkan keadaan Masa Kesukaran atau Tribulasi? Hampir seluruh bagian Perjanjian Baru  memperingatkan kita tentang masa penyesatan menjelang kedatangan Kerajaaan Allah di akhir zaman. Alkitab berulang-ulang memperingatan kita segala petunjuk, bagaimana mengetahui tanda-tanda jaman, munculnya Antikris dan perintah untuk waspada terhadap penyesatan. Mengapa ini semua diabaikan? Mengapa kita harus mempelajari semua itu, kalau kita tidak akan mengalami masa Antikris? 

Rasul Paulus yang banyak menerima penyingkapan tentang akhir zaman, menegaskan tentang penyesatan dari paham Pre-Trib ini di dalam 2 Tes 2,

“Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya (gathering=pengangkatan) kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba. Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.”

Hati-hati mengajar jemaat dengan mengatakan mereka akan diangkat sebelum mengalami masa sukar. Pengajaran ini merupakan yang paling berbahaya diantara berbagai paham Pre-Mill yang lain. Jemaat seperti dinina-bobokan atau dibuat tidak siap padahal paham manapun yang dianut, ujian iman akan tetap mereka alami. Perhatikan nubuat-nubuat telah diberitakan oleh para nabi dan rasul-rasul dalam Alkitab. Tujuannya satu, mempersiapkan jemaat menghadapi krisis di akhir zaman

Waktu saya remaja saya pernah bertanya kepada seorang hamba Tuhan senior yang bijaksana. Apa yang diajarkan kepada jemaatnya tentang pengangkatan. Beliau menjawab, dalam sinodenya, ada 2 paham yang dianut. Tetapi beliau mengajarkan kepada jemaatnya harus siap kemungkinan terburuk: yaitu masuk ke masa pengujian.

Menurutnya, ketika beliau mempersiapkan jemaat menjadi kuat menghadapi segala macam tantangan, termasuk masa kesukaran akhir zaman, tidak ada ruginya. Sekalipun ternyata kemudian mereka diangkat lebih dahulu, tidak ada persoalan dengan itu. Tetapi bila sebaliknya yang beliau ajarkan, dan ternyata jemaat harus masuk ke masa ujian akhir itu, jemaatnya akan berguguran tidak berdaya menghadapi masa kesukaran yang telah dinubuatkan berabad-abad itu.

Alkitab begitu detail mempersiapkan gereja-Nya untuk menghadapi masa itu. Jangan menutup mata jemaat dari mengetahui penyingkapan Firman Allah. mari dengan teliti kita ajar jemaat mempelajari Firman Tuhan. Jangan pusing dengan patokan organisasi dan denominasi. Ini akhir zaman, jangan lagi pusing dengan soal gengsi kelompok dan wibawa organisasi, semua itu tidak lama lagi akan lenyap. Cari kebenaran sejati, pelajari pengajaran hamba-hamba Tuhan dan periksa sendiri dengan Alkitab kita. Semua demi keselamatan kita dan jemaat Tuhan secara luas.